PARINGIN, kalimantanlive.com – Minimnya siswa yang menempuh pendidikan tak menyurutkan semangat pendidik di SD Kecil Raranum Desa Langkap, Kecamatan Tebingtinggi Balangan menjalankan aktivitas belajar mengajar.
Meski hanya ada tiga siswa, kegiatan belajar tetap berjalan seperti biasa.
Semangat para siswa ini pun begitu terlihat meski mereka belajar hanya dengan jumlah yang bisa dikatakan sedikit.
Saat ini, dua orang dari siswa tersebut duduk di kelas lima. Kemudian satu orang lainnya duduk dibangku kelas enam.
Meski hanya bertiga, mereka nampak kompak. Apalagi saat belajar digabungkan dalam satu kelompok.
Kepala SD Kecil Raranum, Zainuddin menerangkan, sudah hampir lima tahun mereka hanya mengajari tiga siswa. Bahkan sampai sekarang pada kawasan tersebut belum ada anak yang sudah masuk usia sekolah. Sehingga tidak ada tambahan siswa di SD Kecil Raranum.
BACA JUGA:Empat Rumah Jadi Arang dalam Peristiwa Kebakaran di Cempaka Banjarbaru
Melihat kondisi sekarang, ia juga berharap siswa di SDK Raranum akan bertambah. Apalagi adanya kabar untuk merger sekolah.
“Ada informasi kalau sekolah ini akan diciutkan dan digabung ke SD Langkap. Kami berharap menyelesiakan pembelajaran siswa hingga lulus, baru penggabungan,” ucap Zainuddin, Rabu (2/2/2022).
Terlebih lanjutnya, tenaga pengajar di SDK Raranum masih sanggup untuk memberikan pembelajaran.
Selain itu rumah tenaga pengajarnya pun tidak jauh dari sekolah.
Terkecuali satu guru PNS yang tinggal di Desa Bungin, Kecamatan Paringin Selatan.
Diketahui, keberadaan SDK Raranum terletak pada wilayah pegunungan.
Selain jarak tempuh yang jauh, jaringan internet pun tidak bisa didapatkan.
Dari pusat pemerintahan desa, SDK Raranum berjarak kurang lebih dua kilometer dan melewati jalan usaha tani.
Sementara jalur yang dilewati dianggap cukup ekstrim karena naik turun gunun dan licin saat hujan.
(M Khaitami/Banjarmasinpost.co.id)







