“Tapi kemarin kami cuma dapat lima ekor. Heran juga babinya tak muncul-muncul. Padahal populasinya cukup banyak,” sebutnya.
Dikatakannya, beberapa waktu lalu pihaknya sempat mendapati kawanan babi yang berkeliaran di kebun sawit perusahaan sebanyak 42 ekor.
“Bahkan ada indukannya yang sangat besar badannya kayak kerbau, bulunya hitam, bertaring. Tidak takut ditembak, malah terus bergerak mendekat sehingga anggota kami memilih menjauh. Kebetulan saat itu cuma bawa senapan angin aja,” bebernya.
Lebih lanjut Suratno menyebutkan pada perburuan selama tiga hari tersebut, buruan paling besar didapat oleh Emanuel Randy Suryadinata dari Kalimantan Timur.
Bobot babi yang dieksekusi mencapai 117 kilogram.
“Ia sekaligus mendapatkan hadiah favorit yakni satu unit sepeda motor. Sedangkan juara pertama diraih Haryono dari Pelaihari yang berhasil mengeksekusi tiga ekor babi,” sebut Suratno.
editor : NMD
sumber : banjarmasin.tribunnews.com







