Di sisi lain, Athletic Bilbao tercatat berhasil melepaskan total 11 tembakan ke arah gawang sepanjang babak pertama.
Buruknya penyelesaian akhir membuat berbagai upaya Athletic Bilbao tidak menghasilkan gol. Dari 11 tembakan, hanya satu upaya Athletic Bilbao yang tepat sasaran.
Peluang terbaik Athletic Bilbao terjadi pada menit ke-9 ketika tendangan voli Dani Garcia yang mengarah ke sisi kiri atas gawang ditepis kiper Real Madrid, Thibaut Courtois.
Berlanjut ke babak kedua, pelatih Athletic Bilbao, Marcelino Garcia, langsung melakukan satu perubahan.
Marcelino Garcia menarik keluar Nico Williams dan memasukkan Alex Berenguer. Pergantian itu tidak mengubah formasi bermain Athletic Bilbao, yakni 4-4-2 sejajar.
Di sisi lain, pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, masih mempertahankan komposisi pemainnya.
Sama seperti babak pertama, Athletic Bilbao langsung mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu.
Pada menit ke-50, Raul Garcia mengancam gawang Real Madrid lewat sundulan memanfaatkan umpan sepak pojok Iker Muniain.
Athletic Bilbao lagi-lagi tidak beruntung karena sundulan Raul Garcia sedikit melebar di sisi kiri gawang Real Madrid.
Memasuki menit ke-55, tempo pertandinagn sedikit menurun. Kendali permainan yang sebelumnya dipegang Real Madrid kini beralih ke Athletic Bilbao.
Tepat pada menit ke-60, Carlo Ancelotti memutuskan melakukan penyegaran di lini depan dengan menarik keluar Vinicius Jr dan memasukkan Isco.








