PALANGKARAYA, KALIMANTANLIVE.COM – Lantaran kesal dimarahi temannya melihat tempat kerja berantakan, seorang pemulung berinisial NK (41) tega menganiaya temannya sendiri.
Insiden pembacokan terjadi di Jalan RTA Milono Km 5.5, Jual Beli Barang Bekas, Menteng, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Rabu (2/2/2022) lalu.
Polsek Pahandut bersama Subnit Lidik Resmob Jatanras Sat Reskrim Polresta Palangka Raya bersama dengan Resmob Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Kalteng, Intelmob Satbrimobda Kalteng, Resmob Polres Pulang Pisau, dan Resmob Polres Kapuas berhasi menangkap pelaku.
# Baca Juga :Satgas Covid-19 Palangkaraya Kalteng Jatuhkan Sanksi Denda ke Nav Karaoke Sedang Zoom Bar Cuma Ditegur Lisan
# Baca Juga :Dihantam Dump Truk Satu Keluarga Pemotor Terpental di Palangkaraya, Bocah Tewas, Satu Kritis dan Dua Luka
# Baca Juga :TERNYATA 2 Warga Kecamatan Pahandut Palangkaraya yang Terkonfirmasi Covid-19 Diduga Omicron
# Baca Juga :HEBOH Ruko di Jalan Rajawali Palangkaraya Terbakar, Warga dan Tim Emergency Berjibaku Kuasai Api
Kapolsek Pahandut Kompol Susilowati melalui Kanit Reskrim Polsek Pahandut, Iptu Yonika Winner membenarkan, adanya penganiayaan terhadap korban ER (31).
“Kami bersama tim gabungan telah mengamankan seorang pria pelaku penganiayaan, tersangka,” jelasnya kepada Tribunkalteng.com.
Iptu Yonika pun menjelaskan, kronologi tindak penganiayaan yang dilakukan oleh NK tersebut.
“Pada awalnya ER sehabis membeli gorengan, saat sampai di rumah sekaligus tempat kerjaannya, ia melihat barang-barang di tempat kerjanya dalam keadaan berantakan,” jelas Iptu Yonika.
Ia menambahkan, tak lama kemudian lalu datang pelaku NK yang merupakan rekan korban, ia bekerja sebagai penjual atau pembeli barang bekas dengan mengendarai sepeda motor yang digunakan untuk bekerja di tempat tersebut.
Kemudian korban bertanya pada pelaku, mengapa barang-barangnya berantakan, apa ada masalah dengan dirinya.
Pelaku tersebut hanya terdiam dan masih duduk di atas sepeda motor yang dikendarainya.
“Saat korban sedang melanjutkan pekerjaannya, NK langsung membacok dari belakang dengan menggunakan sajam jenis mandau,” ujar Kanit Reskrim
Setelah membacok korbannya, pelaku pun langsung melarikan diri.







