KALIMANTANLIVE.COM – Demi Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan nekat bertelponan saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi sambutan.
Video detik-detik Luhut angkat telepon saat Presiden Jokowi memberi sambutan menjadi viral di media sosial.
Video tersebut salah satunya dibagikan akun ini di grup Facebook E100, Sabtu (6/2/2022).
“Mungkin yang dibicarakan Luhut lebih penting,” demikian narasi yang dituliskan pemilik akun.
# Baca Juga :JOKOWI Beri Obat Gratis Bagi yang Terkonfirmasi Omicron, Ini Daftar Obat yang Bakal Diantar ke Rumah
# Baca Juga :Jokowi Bikin Kerumunan saat Bagi-bagi Kaus di Pasar Porsea, Pihak Istana Berkilah karena Keinginan Masyarakat
# Baca Juga :MULAI 2024 Birokrat Ramai-ramai Pindah ke IKN Kaltim, dari Jokowi, ASN, sampai TNI-Polri
# Baca Juga :Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Permainan Uang Saat Karantina Covid-19 di Pintu Masuk Indonesia
Dalam video berdurasi 33 detik itu, Luhut tampak berdiri di belakang Jokowi bersama jajaran menteri lainnya, seperti Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menparekraf Sandiaga Uno.
Hingga Minggu (6/2/2022) siang, unggahan video tersebut telah disukai 163 kali, dibagikan 23 kali, dan dikomentari 174 kali oleh warganet di Facebook.
Diketahui, momen Luhut menelepon saat Jokowi sedang berpidato terjadi dalam acara peresmian kawasan Pelabuhan Ajibata, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, pada 2 Februari 2022.
Video peresmian itu ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden. Saksikan di link ini.
Lantas, mengapa Luhut masih menerima telepon saat Jokowi sedang berpidato, dan siapa yang menelepon Luhut?
Penjelasan jubir Luhut
Juru bicara Luhut Jodi Mahardi menyebut, Luhut saat itu sedang menerima telepon dari Menkes Budi Gunadi Sadikin saat Jokowi memberi sambutan.
Kepada Luhut, Budi menyampaikan update kondisi lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia yang cukup signifikan.
Ada dua laporan yang diterima Luhut, yakni soal pembelajaran tatap muka (PTM) dan evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali.
“Dari keterangan Pak Menko, beliau menyampaikan bahwa saat itu beliau sedang menerima telepon dari Menkes yang sedang meng-update kondisi lonjakan kasus yang cukup signifikan. Dalam laporan tersebut beliau menerima 2 laporan setidaknya, yakni soal PTM dan evaluasi Jawa Bali,” ujar Jodi, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (6/2/2022).
Crisis Management
Jodi mengatakan, hal tersebut harus dilakukan Luhut agar segera bisa dilaporkan kepada Presiden untuk diambil langkah-langkah mitigasi yang cepat.
Sebab pada saat itu Luhut tengah mendampingi kegiatan Jokowi.
“Hal ini penting dilakukan sebagai bagian langkah crisis management penanganan pandemi yang harus dilakukan dengan cepat dan terukur,” tandas Jodi.
editor : NMD
sumber : kompas.com







