Mau Buang Air, Seorang Ibu di Jambi Dililit Ular Piton Sebesar Tiang Listrik, Warga: Korban Mau Ditelan

MUARA SABAK, KALIMANTANLIVE.COM – Cerita serangan ular piton ukuran besar terhadap manusia kembali terjadi.

Di Provinsi Jambi, seorang ibu rumah tangga dikabarkan meninggal dunia setelah dililit ular piton di Jembatan Asoi, Kelurahan Sabak Iliar, Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Selasa (8/2/2022) sekitar pukul 05.30 WIB.

Korban dililit ular piton hingga tewas diduga saat dia hendak buang air besar di sebuah jamban.

# Baca Juga :Diduga Memangsa Ayam Warga, Ular Piton Sepanjang Empat Meter Serta Puluhan Anaknya Dievakuasi BPBD Kediri

# Baca Juga :Digigit Ular Kobra Saat Kencing, Pria Ini Merasa Panas pada Alat Kelaminnya, Lalu Dokter Lakukan Ini

# Baca Juga :Musim Hujan, Warga Palangkaraya Khawatirkan Ular dan Biawak Masuk Permukiman

# Baca Juga :Lowongan Kerja PT Pertamina, 31 Posisi untuk Lulusan S1, Klik recruitment.pertamina.com

Salah seorang warga, Zainal mengatakan, korban yang merupakan seorang ibu rumah tangga ini pada pagi hari bermaksud hendak buang air besar di jamban.

Namun tak disangka korban mendapat serangan ular piton yang berukuran besar, bahkan korban sempat dililit dan nyaris ditelan.

“Besar ukuran ularnya, lebih kurang sebesar tiang listrik beton,” ujarnya.

Saat ini ular tersebut sudah diamankan dan dalam keadaan mati.

Sementara jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka.

Ular Kabur Setelah Diusir

Peristiwa korban meninggal akibat dililit ular piton di Jambi bukan kali pertama.

Sebelumnya, seorang warga Suku Anak Dalam (SAD) ditemukan tewas dililit ular di dalam hutan, 1,5 tahun lalu.

Warga SAD yang kesehariannya bermukim di Desa Rejo Sari, Kecamatan Pamenang tersebut ditemukan dalam kondisi telah membusuk dan dikerumuni lalat.

Marinding (26) seorang warga Suku Anak Dalam (SAD) di Kabupaten Merangin ditemukan tewas dililit ular di dalam hutan.