Sekda Kalsel Roy Rizali Anwar Sebut Dua Kasus Omicron Ditemukan di Kota Banjarbaru

BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Dua kasus Covid-19 varian Omicron telah ditemukan di Kota Banjarbaru pada awal Februari 2022.

Hal itui disampaikan Sekda Kalsel Roy Rizali Anwar, pada Rapat Evaluasi Perkembangan Kasus Omicron Covid-19 di Provinsi Kalsel, Selasa (08/02/2022) pagi.

Roy Rizali Anwar memimpin rapat secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting, membahas tentang perkembangan dan penanganan Covid-19 di setiap daerah di Kalimantan Selatan.

Kota Banjarbaru diwakili oleh Wakil Wali Kota Wartono didampingi perwakilan dari BPBD dan Dinkes Kota Banjarbaru.

BACA JUGA:
Setahun Kepemimpinan Aditya – Wartono di Banjarbaru, Raih 28 Penghargaan Bergensi

BACA JUGA :
Wali Kota Aditya Mufti Ariffin Sambut Baik Kerjasama Pemkot Banjarbaru dan UMB untuk Review Tata Kota

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel Dr H Muhammad Muslim, menjelaskan, dengan terus meningkatkannya perkembangan kasus positif Covid-19 dan ancaman virus varian baru Omicron, maka perlu ditingkatkan sarana dan prasarana penanganan pasien dan SDM tenaga kesehatan di rumah sakit dan Puskesmas.

Muslim juga menekankan, kita semua harus selalu waspada terhadap virus Covid-19, dengan melakukan percepatan vaksinasi, melakukan pengawasan ketat kegiatan masyarakat, skrining dan masif testing.

“Memberi rujukan pasien bergejala sedang dan berat ke Rumah Sakit, dan memerangi hoak terkait informasi seputar Covid-19 dan informasi vaksin yang beredar di masyarakat,” paparnya.

Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono saat mengikuti Rapat Evaluasi Covid-19 bersama Sekda Kalsel Roy Rizali Anwar, Selasa (8/2/2022). (MedCenBJB)

Dalam rapat tersebut, setiap daerah secara bergantian menyampaikan paparan perkembangan dan penanganan covid-19 di wilayahnya masing-masing.

Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono menyebutkan capaian persentase vaksin Kota Banjarbaru sudah melebihi target yang ditetapkan.

Menurut dia, usaha yang dilakukan seperti bus vaksin keliling sudah berjalan dengan optimal untuk mempercepat vaksinasi, termasuk upaya Inovasi Garda Lima (Gerakan Peduli Isolasi Mandiri) yang sangat membantu pasien isolasi mandiri.