KALIMANTANLIVE.COM – Beberapa produsen ban kenamaan saat ini sudah mulai mengembangkan dan siap merilis ban tanpa udara tersebut.
Karena, ban tanpa udara dianggap menjadi salah satu masa depan komponen pendukung industri otomotif.
Dan jangan takut, karena secara garis besar ban tanpa udara sama seperti ban konvensional.
# Baca Juga :Luncurkan Honda Vario 160, AHM Suntik Mati Vario 150, Mesin Lebih Besar Tapi Irit BBM
# Baca Juga :Toyota Calya vs Honda NF 125, Pengendara Motor Tewas di Lokasi Kejadian Desa Tuwung Pulang Pisau Kalteng
# Baca Juga :Toyota Siap Luncurkan All New Fortuner Terbaru, Diskon Tipe Lama Tembus Rp 8 Juta
# Baca Juga :SIMULASI Kredit Toyota New Veloz, Angsuran Mulai dari Rp 4 Jutaan & Harga Mulai Rp 251 Juta
Dari bentuk seperti donat, berwarna hitam, terbuat dari karet.
Bedanya ban tanpa udara tidak dirancang untuk menampung udara karena memiliki bentuk dinding berongga.
Ban tanpa udara memiliki struktur yang terbilang unik pada bagian dinding.
Bisa dikatakan fungsinya sebagai penyangga antara bagian tapak ban dengan pelek.
Dari struktur tersebut bisa dipahami kerja ban tak akan menggunakan tekanan udara.
Keberadaan struktur tersebut juga sekaligus berfungsi sebagai peredam guncangan, ini akan membantu suspensi meredam daya kejut ketika menghantam lubang atau jalan tidak rata.
Berikut sejumlah fakta terkait harga, kapan rilis, kekuatan, hingga kelebihan dan kekurangan ban tanpa udara.
Sederet perusahaan pembuat ban mobil sudah membocorkan rilis ban tanpa udara ini.
Seperti contohnya Michelin yang menentukan target mulai memproduksi ban tanpa udara bernama Unique Puncture-proof Tire System (UPTIS) mulai 2024.
Sedangkan produsen lainya yaitu Bridgestone disebut bakal merilis ban tanpa udara ke publik pada 2025.










