Polisi Kepung Desa Wadas Purworejo, Puluhan Orang Ditangkap, YLBHI Sebut Jaringan Internet Down

Sementara itu, Wakapolda Jateng Abiyoso menambahkan, hingga saat ini belum bisa memastikan apakah yang diamankan tersebut semuanya merupakan warga Desa Wadas.

Sampai saat ini petugas masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Belum diketahui, dari hasil pendalaman penyelidikan baru bisa kita sampaikan,” katanya.

BACA JUGA:
Pria Palangkaraya Ini Tak Berkutik Ketika Rumahnya Digelebah Polisi, Ditemukan 18 Paket Sabu

Rencananya, pengukuran akan dilakukan selama 3 hari sejak hari ini. Adapun jumlah bidang yang diukur sekitar 450 bidang. Pihak BPN membagi 10 tim dalam setiap proses pengukuran.

Sementara itu YLBHI melalui twitter @YayasanLBHIndonesia, mengatakan internet di Wadas sempat down, sehingga, warga warga kesulitan untuk mengabarkan kondisi di sana.

“Kondisi saat ini, internet di Wadas juga sedang down, sehingga menyulitkan untuk berkabar melalui sosial media. Selain itu ribuan aparat sudah berkumpul di lapangan belakang Polsek Bener, bersenjata lengkap dengan tameng beserta anjing,” tulis @YayasanLBHIndonesia, Selasa (8/2/2022)

Dilansir dari CNNIndonesia, Arofah, salah satu warga sekitar menyebut bila kedatangan ratusan Polisi tersebut berkaitan dengan rencana penambangan batu andesit yang akan dipergunakan untuk proyek Bendungan Bener.