Soal Jumlah TKA China, dari Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung hingga Tukang Las Rel, Ini Kata Pemerintah

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), tenaga kerja asing (TKA) asal China mendominasi jumlah TKA yang ada di Tanah Air.

Pemerintah pun mulai buka-bukaan soal jumlah TKA China yang berada di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan forum bersama rapat Panitia Kerja (Panja) Pengawasan TKA antara Komisi IX dengan Kemnaker dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Selasa (8/2/2022).

# Baca Juga :MENGEJUTKAN, Pemerintah China Perintahkan Apple Hapus Aplikasi Quran Majeed di App Store

# Baca Juga :Tanda-tanda Covid-19 Mereda, Angka Penularan di Tianjin China Berkurang

# Baca Juga :Hanya Ada di Aceh, Buah Jernang Jadi Bahan Baku Obat Herbal yang Diburu di China

# Baca Juga :Terkurung di Rumah Sendiri, Warga China di Xi’an Menderita, Tak Ada Makanan & Tak Ada Medis

Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kemnaker, Suhartono awalnya menjelaskan, ihwal jumlah TKA yang turun dalam tiga tahun terakhir imbas pandemi Covid-19.

Pada tahun 2019, jumlah TKA mencapai 109.546 orang. Namun pada tahun 2020 turun menjadi 93.761 orang.

“Dan pada 20221 sebanyak 88.271,” kata Suhartono dalam rapat.

Secara rinci, berdasarkan jenis usaha, jumlah pekerja asing di sektor jasa mencapai 65.416 orang pada 2019. Sementara di sektor industri sebanyak 41.418, sedangkan di sektor pertanian dan maritim sebanyak 2.712.

Pada tahun berikutnya, jumlah pekerja asing di sektor jasa turun menjadi 53.323 orang. Demikian halnya di sektor industri yang turun menjadi 38.087. Sedangkan untuk sektor pertanian dan maritim jumlahnya turun menjadi 2.351 orang.

Selanjutnya pada tahun 2021, jumlah TKA di sektor jasa hanya tersisa 46.795, industri 39.225, pertanian dan maritim mencapai 2.251 orang.