Dokumen Kependudukan Korban Kebakaran Kaitkait Kabupaten Tanahlaut Langsung Ditangani Disdukcapil

PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Berbagai pihak termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanahlaut empati terhadap musibah kebakaran yang dialami Nur Hadi warga RT 11 RW 03 Desa Kaitkait, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Buktinya, sehari setelah musibah itu instansi teknis Pemkab Tala bahkan langsung turun tangan.

Itu juga berkat kesigapan Pemerintah Desa Kaitkait yang cepat berkomunikasi dengan satuan kerja perangkat daerah terkait.

# Baca Juga :Gerakan Pemuda & Mahasiswa di Tanahlaut Ngeluruk ke Gedung Dewan, Tuntut Tindak Tegas Tambang Ilegal

# Baca Juga :Disdikbud Tanahlaut Sebut Aktivitas PTM Bakal Dibatasi Terkait Meningkatnya Angka Covid-19

# Baca Juga :Pengakuan Warga di Kurau Tanahlaut Ketika Banjir Rob Merendam Jalanan dan Sejumlah Rumah

# Baca Juga :Rampung di Akhir 2021, Tanahlaut Kini Miliki Tempat Rekreasi Baru Taman Pasar Lawas

Informasi dihimpun banjarmasinpost.co.id, Kamis (10/2/2022), setidaknya SKPD Pemkab Tala yang telah turun membantu yakni Dinas Kependudukan dan Catatan SIpil (Disdukcapil), Dinas Sosial, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Sudah ada bantuan. Dari Capil kemarin itu langsung membikinkan dan menyerahkan dokumen kependudukan yang terbakar seperti KTP dan KK,” sebut Kades Kaitkait Tesar Teguh Jatmiko.

Kemudian dari Dinas Sosial, sebutnya, memberikan bantuan berupa perlengkapan dapur.

Sedangkan BPBD dan Palang Merah Indonesia (PMI) Tala membantu bahan makanan atau sembako.

“Alhamdulillah langsung diantarkan oleh kabid dan bu Kadisnya langsung. Malam pascakebakaran kemarin itu kami memang langsung kordinasi dengan dinas terkait agar bisa dibantu untuk pencetakan administrasi kependudukan yang terbakar,” papar Tesar.

Pihaknya juga membuka donasi dan mendapat empati khalayak, bantuan pun mengalir.

Material bahan bangunan diperkirakan disalurkan hari ini guna membantu Nur Hadi kembali membangun tempat tinggal.

“Sementara ini Pak Nur Hadi masih mengungsi di rumah orangtuanya,” tandas Tesar, kades termuda di Bumi Tuntung Pandang ini.