Direkam, dijadikan status
Teguh menjelaskan, para pemuda itu memang sengaja melakukan keonaran dan merekam aksi pemukulan kaca depan truk tersebut.
“Video itu kemudian diedit lalu dijadikan status WA. Kemudian video menyebar ke medsos,” katanya.
Motif
Setelah melakukan aksi pemukulan, para remaja itu lalu membuang bambu yang dipakainya.
Meski tak ada korban namun hal itu merugikan sopir truk dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Teguh mengungkapkan, alasan para remaja tersebut melakukan konvoi dan aksi pemukulan adalah untuk menunjukkan eksistensi kelompok.
“Jadi tujuan mereka hanya ingin menunjukkan eksistensi kepada teman-teman mereka, bahwa mereka bisa konvoi pada saat malam hari. Tidak ada indikasi lain,” ujar Teguh.
editor : NMD
sumber : kompas.com









