Saat Dunia Ketakutan Omicron, New York dan Massachusetts Malah Proklamirkan Stop Pakai Masker

NEW YORK CITY, KALIMANTANLIVE.COM – Disaat masyarakat dunia ketakutan akan semakin mewabahnya varian baru Covid-19, Omicron, di New York dan Massachusetts malah memproklamirkan hari tanpa masker.

Bahkan Gubernur New York dan Massachusetts pada Rabu (9/2/2022) terang-terangan mengumumkan, mereka akan mengakhiri kewajiban memakai masker di dua negara bagian tersebut.

New York dan Massachusetts bergabung dengan negara-negara bagian Amerika Serikat (AS) lainnya yang berencana mencabut aturan wajib masker saat lonjakan Covid-19 terbaru mereda.

# Baca Juga :Corona Mewabah Lagi, Pasien Covid-19 di Tanah Laut Terdata 52 Orang

# Baca Juga :Sebanyak 33 Staf dan Karyawan Dewan Terpapar Covid-19, DPRD Kalsel Batasi 50 Persen Kegiatan

# Baca Juga :UPDATE Covid-19 : Terkonfirmasi 3.779 Kasus, Omicron Sudah Menyebar di 18 Provinsi

# Baca Juga :Covid-19 Meningkat, Gubernur Sahbirin Perintahkan Pemeriksaan di Setiap Pintu Masuk Kalsel

Gubernur New York Kathy Hochul mengatakan, negara bagiannya akan berhenti mewajibkan orang untuk memakai masker atau membuktikan bahwa mereka telah menerima vaksin Covid-19 ketika memasuki sebagian besar tempat umum dalam ruangan mulai Kamis (10/2/2022), berkat penurunan kasus Covid-19 dan rawat inap.

“Inilah yang kami tunggu-tunggu, kemajuan luar biasa setelah dua tahun yang panjang,” kata Hochul dari Partai Demokrat, dikutip dari Reuters pada Kamis (10/2/2022).

“Kami belum selesai, tetapi tren ini sedang ke arah yang sangat, sangat bagus,” lanjutnya.

Namun di New York City, kota terpadat di Amerika Serikat, persyaratan menunjukkan bukti vaksinasi untuk memasuki restoran, pusat kebugaran, teater, dan tempat-tempat dalam ruangan lainnya akan tetap berlaku untuk saat ini, kata kantor Wali Kota Eric Adams.

Adapun di Massachusetts, para siswa, guru, dan staf tak lagi diharuskan memakai masker di sekolah setelah 28 Februari, kata Gubernur Charlie Baker pada konferensi pers Rabu (9/2/2022).

Baker dari Partai Republik mengatakan, Massachusetts memiliki jauh lebih banyak alat yang tersedia untuk menangani pandemi daripada di awal.

Ia menyebutkan bahwa anak-anak tidak mungkin sakit parah akibat Covid-19 dan negara bagiannya memiliki tingkat vaksinasi anak tertinggi kedua di AS.

Pejabat negara bagian New York akan memutuskan apakah akan mempertahankan kewajiban masker di sekolah selama minggu pertama Maret setelah siswa kembali dari liburan pertengahan musim dingin.