KALIMANTANLIVE.COM – Tes pramusim MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika dijadwalkan berlangsung selama tiga hari sejak hari ini Jumat (11/2/2022) hingga Sabtu (12/2/2022).
Namun, kondisi areal di luar Sirkuit Mandalika masih berantakan menjelang tes pramusim MotoGP 2022.
Puluhan alat berat seperti wheel loader, roller, hingga excavator masih terparkir dan beroperasi di jalan Kuta-Keruak yang merupakan akses utama menuju Sirkuit Mandalika.
Sepanjang jalan umum area luar Sirkuit Mandalika juga masih belum dilengkapi dengan penerangan jalan umum (PJU).
# Baca Juga :MotoGP di Mandalika Jadi Pertamina Grand Prix of Indonesia, Pertamina dan Dorna Sports Tandatangani MoU
# Baca Juga :HONDA Vario 160 Jadi Tunggangan Resmi Marc Marquez dan Pol Espargaro di MotoGP Mandalika
# Baca Juga :JADWAL Tes Pramusim MotoGP Mandalika 2022, dari 23 Pebalap, Aksi Marc Marquez Paling Dinanti
# Baca Juga :MotoGP Mandalika 2022, BMKG Prediksi Hujan Guyur Sirkuit Mandalika di Lombok saat Tes Pramusim MotoGP
Fakta itu merupakan hasil pantauan Kompas.com ketika melakukan perjalanan dari Bandara Internasional Lombok menuju Sirkuit Mandalika.
Kompas.com mendarat di Bandara Internasional Lombok (BIL) Zainuddin Abdul Madjid pada Kamis (10/2/2022) sekitar pukul 12.34 WITA.
Seusai makan siang, Kompas.com langsung berangkat menuju Sirkuit Mandalika melewati jalur bypass BIL-Mandalika.
Jalur sepanjang 17,4 km itu memiliki empat ruas yang terbagi dua untuk masing-masing arah. Hampir tidak ada bangunan di sepanjang bypass BIL-Mandalika.
Hal itu membuat bypass BIL-Mandalika terlihat cukup asri karena dikelilingi pepohonan dan bukit hijau.
“Pohon-pohon ini (di tengah jalan) baru ditanam lagi. Dulu beberapa sempat hilang,” kata Armand Ardiansyah, warga asli Lombok, yang menemani perjalanan Kompas.com.
Di tengah perjalanan, awan yang sudah mendung ketika Kompas.com mendarat di BIL akhirnya menumpahkan hujan deras.
Setelah sekitar 20 menit perjalanan dengan kecepatan normal, Kompas.com sampai di tugu “Welcome To Mandalika” yang berdiri di depan Bundaran Sunggung.
Tugu “Welcome to Mandalika” sekaligus menjadi penanda akhir dari jalur bypass BIL-Mandalika.
Kompas.com kemudian berbelok ke arah kanan setelah melewati tugu “Welcome to Mandalika”.
Jalan yang dilalui kemudian menyempit dari awalnya empat lajur (bypass BIL-Mandalika) menjadi hanya dua lajur.
Melihat Google Maps, jalan dua lajur tersebut bernama Jl. Sengkol dan atau Jl. Raya Kuta.







