Sehingga kebijakan pemerintah daerah dan pusat berperan menekan laju penyebaran Covid-19 di Palangkaraya, seperti melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bahkan penutupan sementara sekolah jika ada kasus sampai dua minggu.
“Untuk siswa tingkat TK, SD, SMP Dinas Pendidikan Palangkaraya memberikan SE agar sekolah yang terletak di zona merah melakukan PJJ,” tutur wanita berhijab ini.
Sementara sekolah yang terletak di zona kuning dan orange melakukan pembelajaran PTM 50 persen dari kapasitas ruang, untuk zona hijau sementara masih melakukan PTM 100 persen.
“Cepatnya laju Covid-19 selama kurang lebih dua minggu ini memang ada dugaan Omicron, meskipun ringan tapi bisa menjalar hingga 20 orang dari 1 orang karena tranmisi lokal,” tegas Emi Abriyani.
Sehingga dia meminta kepada masyarakat Palangkaraya agar tidak menyepelekan prokes dan vaksinasi dosis lengkap untuk kebaikan masyarakat sendiri.
editor : NMD
sumber : kalteng.tribunnews.com







