“Saya kan pedagang juga di kampung, ngecer migor juga. Ini ke pasar di Pelaihari maunya nyari satu dos, tapi ke sana ke mari cuma dapat lima liter saja,” keluhnya.
Ia mengaku sejak sepekan terakhir sulit mencari migor.
Kadang memang mendapati migor namun harga mahal katena stok lama sehingga dirinya tak berani membeli.
Petugas Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Perdagangan Tala, Rizky Laila Maulidina, juga turun ke pasar memantau ketersediaan dan harga migor.
Termasuk memantau sembako lainnya.
Ia mendatangi sejumlah kios di Pasar Manuntung, Pelaihari.
“Sementara ini ketersediaan migor masih ada saja meski terbatas jumlahnya,” ucapnya.
Mengenai harga, ia mengatakan umumnya telah sesuai kebijakan satu harga yakni Rp 14 ribu.
Sedangkan migor berharga mahal dikarenakan stok lama berdasar penuturan pedagang.
editor : NMD
sumber : banjarmasin.tribunnews.com







