Sekali Panen Capai 200 Liter, Madu Kelulut Palangkaraya Kalteng Ini Dijual hingga Singapura

PALANGKARAYA, KALIMANTANLIVE.COM – Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah merupakan penghasil Madu Kelulut yang cukup menjanjikan.

Bahkan, Madu Kelulut dari Palangkaraya ini sudah diekspor ke Singapura.

Karena memiliki rasa khas membuat Madu Kelulut menjadi salah satu madu primadona masyarakat saat ini.

# Baca Juga :HARGA BBM Terbaru di Kalsel: Pertamax Turbo Rp 13.750, Dexlite Rp 12.400, dan Pertamina DEX Rp 13.450.

# Baca Juga :Stagnan di Angka Rp 991.000 Per Gram, Ini Rincian Harga Emas Antam di Pegadaian 14 Februari 2022

# Baca Juga :Emak-emak di Batutungku Tanahlaut Berjuang Keras agar Bisa Bawa Pulang Minyak Goreng, di Pasar Stok Kosong

# Baca Juga :Satu-satunya di Indonesia, Kebun Raya Katingan Kalteng Miliki Koleksi Tumbuhan Buah Tropis

Di Palangkaraya, terdapat tempat budidaya madu di kawasan Jalan Bereng Bengkel, Kalampangan.

Tempat budidaya madu itu bernama Borneo Mallifera.

Di sana ada beberapa jenis lebah madu yang dibudidaya.

Owner Borneo Mallifera Budi mengatakan, tempat budidaya madu ini berdiri pada 2014 lalu

“Berdirinya sudah sekitar 8 tahun. Saya belajar dari Jawa kemudian saya coba mengaplikasikan ilmu tersebut di sini,” kata Budi.

Budi mengungkapkan pemasarannya madu hasil budidayanya tidak terbatas di Kalteng atau daerah di Kalimantan tetapi sudah merambah ke luar negeri yakni Singapura.

Selain menjual madu Borneo Mallifera juga menerima pelatihan atau pembinaan bagi masyarakat.