KALIMANTANLIVE.COM – Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa Covid-19 bisa merusak plasenta bayi dalam kandungan ibu hamil, terutama yang belum vaksinasi.
Sebuah penelitian yang tertuang dalam jurnal Archives of Pathology & Laboratory Medicine menyebutkan, Covid-19 dapat menyerang dan menghancurkan plasenta, organ vaskular yang berfungsi sebagai jalur kehidupan janin, yang menyebabkan sesak napas dan lahir mati.
# Baca Juga :Pasien dari Pelaihari Mendominasi Kasus Penularan Covid-19 di Tanah Laut
# Baca Juga :Kota Banjarmasin Tembus Rekor Tertinggi ke-2 Indonesia, 10 Hari 2100 Orang Positif Covid-19
# Baca Juga :Puluhan Warga Tapin TerpaparCovid-19 Hanya dalam Seminggu, Kadinkes Sebut Bukan Varian Omicron
# Baca Juga :Pasien Covid-19 Jalani Perawatan di Tanah Laut Capai 154 Orang, Satu Penderita Lansia Meninggal Dunia
“Kami belum pernah melihat tingkat kehancuran akibat penyakit menular ini sebelumnya. Itu membuat plasenta tidak layak untuk menjalankan tugasnya,” kata David Schwartz, ahli patologi perinatal di Atlanta, yang memimpin penelitian, seperti dikutip NBC News.
“Janin dan bayi baru lahir ini meninggal karena sesak napas karena kekurangan oksigen.”
Lebih lanjut, Schwartz mengatakan bahwa tidak seperti patogen penyakit lain yang membunuh janin dengan cara menginfeksi secara langsung, virus Corona menyebabkan plasenta hancur dan membuat janin kekurangan oksigen.
Dalam studi tersebut, Schwartz dan timnya meneliti 68 kematian perinatal di 12 negara. Semua 68 bayi lahir mati atau meninggal dalam waktu tujuh hari setelah dilahirkan.
Semuanya memiliki ibu yang tidak divaksinasi dan telah terinfeksi virus corona saat hamil. Studi mereka termasuk pemeriksaan semua 68 plasenta serta 30 otopsi.
Menurut Schwartz, penelitian awal menunjukkan plasentasi SARS-CoV-2 terjadi selama beberapa hari hingga dua minggu.
Oleh karenanya, dia menyarankan dokter kandungan untuk melakukan USG trimester ketiga pada wanita yang telah terinfeksi Covid selama kehamilan untuk menyaring tanda-tanda peringatan yang dapat membahayakan bayi.







