Usai Gempa M 7,4 di NTT, Tulang Ikan Raksasa Bermunculan di Pantai Kepulauan Selayar, Warga Tak Berani Mengambil

SELAYAR, KALIMANTANLIVE.COM – Setelah gempa kuat mengguncang, warga Pulau Kalao Toa, Desa Garaupa, Kecamatan Pasilambena, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan digegerkan dengan penemuan tulang-tulang ikan raksasa di pesisir Pantai Kawau.

Camat Pasilambena, Patta Bau yang dikonfirmasi, Senin (14/2/2022) membenarkan temuan tulang belulang ikan raksasa tersebut.

# Baca Juga :31 Wilayah Waspada Hari Ini Selasa 15 Februari 2022, BMKG: Bakal Alami Hujan Lebat Disertai Petir & Angin

# Baca Juga :JADWAL Liga 1 2021 – 2022 Hari Ini Selasa 15 Fabruari, Persib Vs PSIS, Persita Vs Arema FC & Persikabo vs PSM

# Baca Juga :JADWAL Kejuaraan Beregu Asia 2022, Diperkuat Pemain Muda, Hari Ini Indonesia Lawan Hong Kong

# Baca Juga :Kantor Desa di Kapuas Hulu Terbakar, Semua Sarana dan Prasarana Kerja Ludes, Diduga Korsleting Listrik

Di mana tulang ikan raksasa tersebut ditemukan oleh warga pada 6 Februari 2022 lalu, setelah gempa M 7,4 di laut Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 14 Desember 2021.

“Tulang belulang ikan raksasa ditemukan tanggal 6 Februari 2022 oleh warga yang bertugas di Syahbandar bernama Hasan. Sebelumnya, warga lebih dulu melihat tulang ikan raksasa tersebut.

Tetapi warga belum berani mengambilnya, hingga pak Hasan itu yang melaporkan temuan tulang ikan raksasa itu kepada saya,” kata dia.

Patta Bau mengungkapkan, jika tulang belulang ikan raksasa tersebut ditemukan di pinggir Pantai Kawau, Desa Garaupa, sekitar 200 meter arah timur di Pelabuhan Kawau.

Dengan temuan itu, dia pun berkoordinasi dengan jajaran dari TNI dan Polri.

“Kita belum berani menyimpulkan jenis ikan apa, namun jelas tulang ikan berukuran raksasa. Jadi ada sebanyak 13 potong tulang ikan raksasa itu, terdiri rahang setinggi orang dewasa, kemudian ada gigi ikan yang berukuran sekitar 1 meter, tulang-tulang lainnya berukuran besar,” bebernya.

Patta Bau pun mengaku tulang ikan raksasa tersebut telah diamankan ke kantor Kecamatan Passilambena dan telah melaporkannya ke Bupati Selayar.

“Kita sudah amankan ke kantor kecamatan, jangan sampai ada pihak yang ingin penelitian. Kita sudah laporkan ke pak Bupati Selayar. Tulang ikan raksasa itu tidak ada lagi daging-daging yang melekat, jadi diperkirakan sudah lama,” terangnya.

editor : NMD
sumber : kompas.com