Warga Tabalong Jalan Kaki Keliling Indonesia, Tak Bawa Uang Serupiah Pun, Ternyata Ini Tujuan Mulai Fini

“Dua minggu terlantar dan tidur di pelabuhan di Sorong, dan peralatan memasak saya bahkan sampai dicuri di sana,” kata pria berusia 21 tahun ini.

Fini menerangkan dirinya ke Papua, tidak lain ingin mendatangi perbatasan Indonesia-Papua Nugini.

Saat ini Fini sedang berada di Manado hampir sepekan sudah, dan dirinya masih berambisi menuju perbatasan Indonesia-Papua Nugini.

Selama menjalankan misinya berkeliling Indonesia, Fini menerangkan kerap dirinya mendapatkan bantuan dari orang-orang yang ditemuinya.

“Alhamdulillah ada saja biasanya yang membantu, baik itu memberi uang, memberi makan, rokok sampai tumpangan untuk menginap. Dan yang penting saya tidak mencuri,” katanya.

Apabila sudah lelah berjalan kaki di suatu daerah, Fini mengaku dirinya biasa tidur di mana saja, misalnya SPBU, Masjid hingga emperan rumah orang.

Terkait hal ini, Fini mengaku sempat mendapatkan perlakuan kurang mengenakkan saat berada di NTT, karena dianggap orang tidak waras alias gila.

“Waktu di Kupang itu saya dikira tidak waras, bahkan saya sampai diusir padahal cuma mau istirahat rebahan di emperan rumah orang kemudian didatangi warga. Tapi saya sabar saja dan tidak emosi karena saya tidak gila benaran,” katanya.

Disinggung mengenai alasan dirinya berkeliling Indonesia hanya dengan berjalan kaki, Fini menerangkan karena tekad kuatnya untuk mengenal adat istiadat dan budaya Nusantara.

“Saya ingin mengenal adat istiadat dan budaya di berbagai wilayah di Indonesia,” pungkasnya.

editor : NMD
sumber : banjarmasin.tribunnews.com