JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Hari ini, Rabu (16/2/2022), buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bakal menggelar aksi demo ke kantor Kementerian Ketenagakerjaan.
Organisasi buruh ini mendesak agar Permenaker Nomor 2 Tahun 2022 yang mengatur Jaminan Hari Tua (JHT) baru bisa dicairkan di usia 56 tahun dicabut.
Selain itu, dalam demo buruh juga meminta agar Menaker Ida Fauziyah selaku pihak yang mengeluarkan peraturan tersebut dicopot dari jabatannya.
# Baca Juga :Jembret Handphone Milik Megawati, Dua Buruh di Pekapuran Raya Banjarmasin Diamankan Polisi
# Baca Juga :HARI INI Sekitar 2.500 Buruh Ngeluruk di Kota Tanjung Tabalong, 7 Tuntutan Terkait UMK Tabalong 2021
# Baca Juga :HARI INI Sekitar 2.500 Buruh Ngeluruk di Kota Tanjung Tabalong, 7 Tuntutan Terkait UMK Tabalong 2021
“Tuntutan: 1. Cabut Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2 Tahun 2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua. 2. Copot Menteri Ketenagakerjaan,” demikian dikutip dari surat yang diterima CNNIndonesia.com.
Dalam surat nomor: 048/DEN-KSPI/II/2022 yang ditandatangani Presiden KSPI Said Iqbal, seribu buruh diklaim akan terlibat dalam demonstrasi tersebut.
Selain kantor Kemnaker, demonstrasi dilakukan di kantor pusat BPJS Ketenagakerjaan serta kantor Dinas Tenaga Kerja dan kantor wilayah BPJS Ketenagakerjaan di masing-masing wilayah.
Sebelum ini, Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) bersama Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) melakukan aksi simbolik di depan kantor Kemnaker pada Selasa (15/2).
Tuntutannya serupa yaitu mendesak agar Permenaker 2/2022 dicabut.
Permenaker 2/2022 mengatur bahwa JHT dibayarkan kepada peserta jika telah mencapai usia pensiun, mengalami cacat total tetap, dan meninggal dunia.










