MANTAN Gubernur Kalsel HM Said Meninggal Dunia, Berikut Profil Gubernur KDH Tingkat I Kalimantan Selatan

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Kabar duka menyelimuti seluruh warga Kalimantan Selatan karena kehilangan seorang tokoh yang juga mantan Gubernur Kalsel.

Telah berpulang ke rahmatullah H Ir Muhammad Said Bin H Bahar Gubernur Kalimantan Selatan 1985-1995 di Jakarta.

HM Said lahir 8 September 1936 merupakan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Kalimantan Selatan dari tahun 1984 sampai 1995.

# Baca Juga :INNALILLAHI Gubernur Kalsel Priode 1985-1995 HM Said Tutup Usia

# Baca Juga :BREAKING NEWS – Dorce Gamalama Meninggal Dunia

# Baca Juga :RITUAL MAUT di Pantai Payangan, Istri Muda dan Anak Tiri Pimpinan Tunggal Jati Nusantara Ikut Tewas

# Baca Juga :Belanda Cabut Aturan Wajib Masker dan Jaga Jarak saat Indonesia Terapkan PPKM Level 3

Almarhum HM Said meninggal dunia di Jalan Duta Indah I No 12 Pondok Indah, Jakarta Selatan pada Rabu (16/2/2022) atau 15 Rajab 1443 Hijriah pukul 05.15 WIB.(DTM)

Siapa HM Said?

Almarhum HM Said sekolah sejak SD sampai SMP ditempuh di Kandangan, kemudian SMA di Banjarmasin.

Almarhum merupakan lulusan Fakultas Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada (1963) yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah dari Kalimantan Selatan tahun 2004-2009 dengan memperoleh 249.888 suara.

Sebuah tulisan ringan di ahmad.web.id menggambarkan figur HM Said.

Ayahnya dahulu hanya seorang sopir, tetapi bertekad besar agar pendidikan ketiga anaknya maju. Dengan kerja keras, sang ayah membiayai anak keduanya yang belajar teknik sipil di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Sang ibu menginginkan Said menjadi dokter, tetapi anak itu sendiri mengaku tidak pernah mencita-citakan apa pun di masa kecilnya. “Yang penting, sekolah saya selesai dan mengubah nasib orangtua.” Maka itulah, ketika Muhammad Said dilantik jadi gubernur Kalimantan Selatan, Februari 1985, yang disayangkannya, “Orangtua saya tak sempat tahu anaknya jadi gubernur,” katanya. Sebab, keduanya sudah meninggal.

Anak Desa Amawang Kanan, Kandangan, Kalimantan Selatan ini langsung pulang ke kampung halaman begitu studinya rampung.