TANAH BUMBU, Kalimantanlive.com – Anggota DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, mengajak kepala desa/dusun yang berada di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu untuk ikut membendung Covid-9 Varian Omicron lewat penerapan disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat.
“Saya juga menghimbau kepada masyarakat hati-hati dalam melakukan aktivitas di luar terutama juga peserta didik yang masih kecil baik SD ataupun SMP ini yang paling rentan terhadap Omicron, tetapi, tidak menutup kemungkinan kita yang dewasa mudah terpapar,” kata Yani Hlemi saat melakukan reses di titik ke enam Dusun II RT 03 Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (15/2/2022).
BACA JUGA:
Covid-19 Varian Omicron Merebak, Yani Helmi Minta Daerah di Kalsel Gencarkan 3T
BACA JUGA:
Rencana Penghapusan Tenaga Honorer 2023, Yani Helmi Minta Pemerintah Pikirkan Dampaknya
Yani Helmi yang merupakan adik Kandung Gubenur Kalsel Sahbirin mengingatkan, di tengah merebaknyan pandemi COVID-19 yang bermutasi varian Omicron, di mana tanda masuk ke Kalsel sudah mulai orange.
“Jelas, semua menginginkan tidak mau menjadi zona merah. Jadi selain menjaring aspirasi, kami di DPRD Kalsel turut ikut mengedukasi warga di sini dan langsung turun ke lapangan, terus hadir di tengah mereka. Ini yang sangat diperlukan sekali,” katanya.

Menurut Yani Helmi, selain memaksimalkan pelaksanaan tracing, tracking dan treatment (3T) untuk langkah pencegahan, vaksinasi kategori umum, lanjut usia hingga anak juga harus digencarkan.
Begitu juga, terkait program vaksinasi, kata dia, jangan sampai ada warga menolak pemberian dari pemerintah seperti dosis pertama, kedua hingga ketiga (booster).
Pasalnya, kata Yani Helmi, tidak ada hal yang menyakitkan, kecuali orang yang dalam keadaannya komorbit.
“Dan itu pasti dipertimbangkan oleh dokter. Serta anak-anak umur enam tahun ke atas kalau bisa juga diberikan pemahaman kepada mereka,” ujar Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar yang akrab disapa Paman Yani.







