FAKTA KERACUNAN Makanan di Desa Tanipah Kabupaten Banjar, Puluhan Anak Muntah-muntah Dilarikan ke Puskesmas Aluhauh

MARTAPURA, KALIMANTANLIVE.COM – Warga Desa Tanipah, Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis (17/2/2022) malam heboh.

Puluhan anak warga Desa Tanipah mendadak mengalami sakit perut dan ada yang mutah.

Warga yang tak mengambil risiko melarikan anak-anak tersebut ke Puskesmas Aluhaluh.

# Baca Juga :Puluhan Anak Desa Tanipah Kabupaten Banjar Keracunan Makanan Setelah Rayakan Ulang Tahun

# Baca Juga :MODUS Ajarkan Cara Mandi Haid, Guru Ngaji di Subang Rudapaksa 6 Muridnya, Gara-gara Keracunan Konten Porno

# Baca Juga :Lebih 250 Pekerja Perempuan Keracunan Makanan, Pabrik iPhone di India Tutup

# Baca Juga :Ibu Muda Ini Sedih karena Dilarang Menyusui Anaknya Seminggu, Jadi Korban Keracunan Rice Box PSI

Puluhan bocah Desa Tanipah ini diduga menglamai keracunan usai menikmati hidangan perayaan ulang tahun anak-anak, saat sore hari.

Kepala Desa Tanipah, Badarudin dikonfirmasi melalui WhatsApp, mengaku sedang tak enak badan dan tidak masuk kantor.

Namun, dari informasi yang diperolehnya, warga desanya dirawat di Puskesmas Aluh-Aluh diduga akibat keracunan usai pesta ulang tahun.

“Informasi yang aku dengar, dari grup memang banyak warga Desa Tanipah yang mendatangi Puskesmas Aluh-Aluh,” katanya.

Muntah-muntah

Tenaga Medis yang bertugas di Unit Gawat Darurat Puskesmas Aluhaluh berhasil menangani keluhan pasien yang didominasi anak, Kamis (17/2/2022) malam.

Kondisi pasien dicurigai mengalami keracunan seusai menikmati makanan di acara ultah di Desa Tanipah.

Saat ditangani petugas medis, keluhan yang dialami pasien, muntah-muntah disertai buang air besar, kembung.

Penanganan yang dilakukan petugas medis, memberikan obat untuk pasien rawat jalan dan memberi infus untuk pasien rawat inap.

Kepala Tata Usaha UPT Puskesmas Aluhaluh, Fatani dikonfirmasi reporterd, Jumat (18/2/2022) dinihari, membenarkan.

“Informasi dari nakes kami yang bertugas malam di Puskesmas Aluhaluh, menangani 19 orang dengan rincian, 16 orang anak, 2 orang remaja dan 1 orang dewasa,,” katanya.

Fatani, menjelaskan berdasarkan laporan tenaga medis, kondisi para pasien sudah aman dan terkendali.

5 pasien rawat jalan dan 14 pasien rawat inap.

editor : NMD
sumber : banjarmasin.tribunnews.com