NATO Sebut Uji Coba Rudal Balistik Hipersonik Indikasi Rusia akan Serang Penuh Ukraina

JAKARTA, Kalimantanlive.com – Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mengungkapkan adanya indikasi Rusia akan menginvasi Ukraina secara penuh tidak lama lagi.

Tanda-tanda Rusia akan menyerang penuh Ukraina diungkapkan oleh Kepala Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg.

Salah satu indikasinya menurut NATO adalah uji coba rudal balistik hipersonik, rudal jelajah, dan rudal berkemampuan nuklir Rusia.

Stoltenberg pun mengingatkan tak lama lagi bakal ada invasi besar-besaran yang dilancarkan Rusia ke wilayah Ukraina.

“Setiap tanda-tanda mengindikasikan bahwa Rusia berencana melakukan serangan penuh ke Ukraina. Kami sepakat bahwa risiko serangan serangan itu amat tinggi,” ujar Stoltenberg, sebagaimana dilansir CNNIndonesia.com.

BACA JUGA :
Rusia Kepung Ukraina dari Tiga Sisi, Pengamat Ingatkan Ancaman Perang Dunia III

BACA JUGA :
Putin Tarik Mundur Pasukan, Biden Tak Percaya Rusia Batal Serang Ukraina

BACA JUGA:
Rusia-Ukraina Diambang Perang, Sirine Bahaya Berbunyi, Biden Yakin Putin Sudah Buat Keputusan

NATO sendiri telah memindahkan staf mereka dari Ibu Kota Ukraina, Kiev, ke Lviv yang terletak di barat negara dan Brussels, Ibu Kota Belgia.

Relokasi staf tersebut dilakukan untuk keselamatan mereka terkait ancaman invasi dari Rusia, ungkap seorang pejabat NATO.

“Keamanan anggota kami adalah yang terpenting, jadi staf telah dipindahkan ke Lviv dan Brussels. Kantor NATO di Ukraina tetap beroperasi,” kata pejabat itu seperti dikutip AFP, Sabtu (19/2/2022) sebagaimana dilansir CNNIndonesia.

NATO Sebut Uji coba rudal balistik hipersonic indikasi Rusia serang penuh Ukraina tak lama lagi, Sabtu (19/2/2022). (tangkaplayar CNNIndonesia.com)

Beberapa negara Barat juga telah memindahkan diplomat mereka dari Kyiv ke Lviv untuk mengantisipasi aksi militer Rusia. Lviv terletak di barat Ukraina, dekat perbatasan dengan Polandia.