“Rusia menganggap dua wilayah sengketa di Ukraina Timur sebagai wilayah independen dari Ukraina. Sikap Rusia ini langsung memicu kekhawatiran pasar bahwa perang besar bisa terjadi,” jelasnya kepada CNNIndonesia.com.
Padahal, lanjut Ariston, kekhawatiran pasar sudah mereda di sore kemarin karena usaha diplomasi dari Rusia dan NATO untuk meredakan ketegangan.
Ia memproyeksikan pengerahan pasukan Rusia masuk ke wilayah Ukraina Timur masih bakal menjadi pendorong kenaikan harga emas hari ini.
Ariston memprediksi harge emas akan menguat ke kisaran US$1.920 per troy ons-US$1.930 per troy ons bila kekhawatiran perang berlanjut. Sementara, potensi support di kisaran US$1.890 per troy ons.
editor : NMD
sumber : www.cnnindonesia.com










