Anggota Komisi 2 DPRD Kalsel yang akrab disapa Paman Yani, menekankan kepada generasi muda agar dapat mengenal lebih dalam tentang perjuangan kemerdekaan pada zaman dulu terkhusus di Kalsel, dengan harapan kesatuan serta persatuan mampu diperkokoh sebagai bagian dari landasan penerus bangsa.
“Peranan dari Pemerintah daerah sendiri sebagai pemangku kepentingan terlebih pula kepada legislatif yang akhirnya kegiatan ini mampu diselenggarakan dan hal tersebut sangat baik disampaikan khususnya bagi generasi millenial kita disini,” ujarnya.
BACA JUGA :
Yani Helmi Bahas Tindak Lanjut Program Rehabilitas Mangrove di Tanah Bumbu Bersama Bupati Zairullah Azhar
Paman Yani tetap menghimbau kepada masyarakat terutama generasi muda yang mengikuti kegitan tersebut untuk tidak mudah terhasut atau termakan paham radikalisme.
“Tidak bisa kita pungkiri kalau paham radikalisme sudah ada di Kalsel bahkan di Tanah Bumbu, inilah fungsi dari kegiatan tersebut untuk mengedukasi warga terutama generasi muda . Kalau bukan kita yang mensosialisasikan terus siapa lagi,” tegas politisi dari Dapil VI Kabupaten Tanbu dan Kotabaru ini.
Plt Subbid Implementasi Kebijakan Publik dan Pendidikan Politik Badan Kesbangpol Provinsi Kalsel, Arif Rahman, mengatakan, wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenal jati diri dan ideloginya meliputi pola pikir, sikap serta tindakan sesuai Pancasila dan UUD 1945.
“Padahal modal dasar dalam membangun negara yang maju dan bahkan berkembang adalah memperkuat Wawasan Kebangsaan dan Ideologi Pancasila. Tanpa adanya rasanya cinta tanah air pasti tidak akan ada keinginan untuk memajukan bangsa ini,” paparnya.







