Gempa Kedua Lebih Kencang, Warga Pasaman Barat Panik, Kaca Bergetar, Anak-anak Oleng dan Bangunan Rusak

KALIMANTANLIVE.COM – Gempa M 5,2 dan gempa susulan M 6,2 mengguncang Pasaman Barat, Sumatera Barat, Jumat (25/2/2022) sudah membuat warga panik dan sejumlah bangunan sekolah rusak.

Seorang warga bernama Rani Aprianti mengatakan, saat gempa pertama terjadi, siswa langsung diminta untuk keluar dari ruang kelas.

“Setelah dirasa situasi kondusif, para siswa diminta untuk kembali masuk ke dalam kelas,” ungkap Rani yang juga guru di SMK 1 Kinali, Pasaman Barat ini.

# Baca Juga :Gempa Bumi Magnitudo 6.2 di Pasaman Barat Sumatera Barat Dirasakan Juga Warga Kota Padang hingga Bukittinggi

# Baca Juga :Gempa Berkekuatan M 5,8 di Manggarai NTT, BMKG Catat Ada 60 Kali Gempa Susulan

# Baca Juga :DUA Gempa Guncang Tanah Air Jumat Dini Hari, Pangandaran 5,3 M dan di Luwu Timur 4,8 M

# Baca Juga :Ayah di Simpangempat TanahBumbu Berkali-kali Nodai Anak Tirinya, Korban Tak Tahan Lagi Lalu Mengadu

Namun, berselang beberapa menit, terjadi gempa susulan.

Guncangan gempa kedua terasa lebih besar dibanding gempa pertama.

Seluruh siswa dan guru langsung berlarian ke lapangan.

“Enggak beberapa lama muncul gempa lebih kencang, semua panik. Bunyi kaca-kaca bergetar, sampai ada anak-anak di lapangan itu saking kencangnya (gempa), beberapa oleng dan terjatuh,” ujar Rani, saat dihubungi Kompas.com, Jumat.

Semua siswa saat ini telah dipulangkan. Sementara listrik di daerah tersebut juga mati.

Rani mengatakan, belum ada laporan kerusakan bangunan sekolah.

Namun, dia mendapat informasi rumah salah satu staf SMK tersebut roboh karena diguncang gempa.

Sebelumnya diberitakan, BMKG melaporkan pagi ini, Jumat (25/2/2022), terjadi gempa di Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Dikutip dari akun Twitter BMKG, gempa pertama dilaporkan terjadi pukul 08:35:51 WIB dengan magnitudo 5,2.

Pusat gempat berada di Lok:0.14 LU,99.99 BT (18 km timur laut Pasaman Barat-Sumbar ), dengan kedalaman 10 km.

BMKG melaporkan gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

News Feed