Terpicu Invasi Rusia ke Ukraina, NATO Kerahkan Pasukan Khusus NRF Pertama Kalinya

Dia menekankan NRF dibentuk untuk melindungi negara-negara NATO, bukan untuk terlibat dalam pertempuran di Ukraina yang bukan anggota aliansi.

Namun, katanya, pemicu yang mengaktifkan NRF adalah invasi yang melanggar hukum oleh Rusia ke Ukraina.

“Kami akan melakukan apa yang perlu kami lakukan untuk mempertahankan setiap inci wilayah NATO,” pungkasnya.

Ukraina Ditinggal oleh NATO dan AS

Sehari sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky merasa negaranya ditinggal oleh blok barat, terutama Pakta Pertahanan Negara Atlantik Utara (NATO) dan Amerika Serikat (AS) di tengah gempuran militer Rusia.

BACA JUGA :
BREAKING NEWS Rusia Invasi Ukraina: 137 Orang Tewas, 316 Luka & Laki-laki Usia 18-60 Dilarang Tinggalkan Negara

Zelensky mengaku negaranya dibiarkan mempertahankan negaranya sendiri dari Rusia yang melancarkan serangan invasi sejak Kamis (24/2/2022) pagi waktu setempat.

“Kami dibiarkan sendiri untuk mempertahankan negara kami,” kata Zelensky dalam pidato yang direkam dalam video, dikutip dari AFP, Jumat (15/2/2022).

“Siapa yang siap bertempur bersama kami? Saya tidak melihat siapapun. Siapa yang menjamin akses Ukraina ke NATO? Semua orang takut,” tambah dia.

1.000 Anggota Militer Tewas

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Ukraina menyatakan sebanyak 1.000 anggota militer tewas dalam serangan invasi Rusia pada Jumat (25/2) waktu setempat.