233 Orang Meninggal karena Covid-10 di Tanahlaut, Data Terbaru Bertambah 2 Orang, Pasien Sembuh 61 Orang

PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Data terbaru korban meninggal dunia akibat terinfeksi virus Covid-19 di Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan menunjukkan peningkatan.

Hingga hari ini, Senin (28/2/2022) angka kematian akibat infeksi corona virus diseases (covid-19) di Tanahlaut terus bertambah.

Ada dua orang lagi yang mengembuskan napas terakhir sehingga data Senin (28/2/2022) pagi, total orang meninggal mencapai 233 orang.

# Baca Juga :Satu Lelaki Muda dan Seorang Lansia Perempuan di Tanah Laut Meninggal karena Keganasan Covid-19

# Baca Juga :Jumlah Pasien Baru Covid-19 di Tanahlaut Terus Bertambah, Warga Pelaihari Paling Rentan Terinfeksi

# Baca Juga :Positif Covid-19 di Tanahlaut Bertambah Lagi, Seorang Lansia Asal Lampung Meninggal Dunia

# Baca Juga :Masih Masa Pandemi Covid-19, Park Bo-gum Selesai Wajib Militer Lebih Awal

Tercatat tambahan dua orang meninggal pada hari Minggu kemarin.

Kepala Dinas Kesehatan Tala Hj Nina Sandra menyebutkan dua orang yang meninggal tersebut dari tempat berbeda.

Pertama, laki-laki usia 32 tahun warga Kecamatan Kintap, dan kedua seorang perempuan tua berusia 67 tahun dari Kecamatan Tambangulang.

Meski jumlah orang meninggal maupun pasien baru bertambah, namun pasien sembuh juga mulai mengalir lancar.

Bahkan sejak dua hari terakhir jumlahnya lumayan banyak jauh melampaui tambahan pasien baru.

Pada hari Minggu kemarin misalnya jumlah pasien yang sembuh sebanyak 61 orang.

Sebarannya yakni 35 orang dari Kecamatan Pelaihari.

Lalu dari Kecamatan Takisung 6 orang, Bajuin 5 orang, Tambangulang 5 orang, Batibati 4 orang, Panyipatan 2 orang, Kurau 2 orang, Bumimakmur 1 orang, dan Kintap 1 orang.

Sedangkan tambahan pasien baru 30 orang yakni dari Kecamatan Pelaihari 13 orang, Jorong 5 orang, Bajuin 4 orang, Kintap 3 orang, Taksung 3 orang, Panyipatan 1 orang.

Jumlah pasien dalam perawatan saat ini sebanyak 698 orang.

Sebagian besar tetap menjalani isolasi mandiri (isoman) yakni sebanyak 665 orang, dan 33 orang dirawat di RSUD Hadji Boejasin Pelaihari di Kelurahan Saranghalang.