“Kondisi saat ini dihadapkan pada situasi masih pandemi Covid-19, juga dihadapkan dalam persaingan dengan kompetitor tentu semakin berat dan tidak bisa dihindarkan. Tapi saya meyakini Bank Kalsel selalu berinovasi dalam upaya digitalisasi pelayanan perbankan dan manajemen pengelolaan sumber daya manusia,” katanya.
Dua hal ini, sambung Sahbirin, sangat menentukan efektivitas proses bisnis yang diterapkan. “Di mana Bank Kalsel memegang peran sentral dan strategis dalam mendorong pertumbuhan perekonomian, serta akselerasi pembangunan daerah di Kalimantan Selatan,” katanya.(*/Adv)
Kalimantanlive.com/Eep
Editor : elpian







