Kanada
Kanada akan memasok senjata anti-tank dan amunisi lainnya ke Ukraina sebagai bantuan keamanan tambahan yang mendukung perjuangan Kiev melawan invasi Rusia, kata Perdana Menteri Justin Trudeau.
“Kanada akan terus memberikan dukungan untuk pertahanan heroik Ukraina melawan militer Rusia,” kata Trudeau kepada wartawan di Ottawa.
Trudeau juga mengatakan akan melarang impor minyak mentah Rusia.
“Kami mengumumkan niat kami untuk melarang semua impor minyak mentah dari Rusia, sebuah industri yang sangat menguntungkan Presiden Putin dan oligarkinya,” ucapnya.
Trudeau mengatakan Kanada akan mengirimkan 100 sistem senjata anti-tank Carl Gustaf dan 2.000 roket.
Jerman
Berlin telah melanggar tindakan yang telah lama dianggap tabu untuk tidak mengekspor senjata ke zona konflik.
Baru-baru ini, Jerman berjanji akan mengirim 1.000 senjata anti-tank ke Ukraina, 500 rudal permukaan-ke-udara “Stinger” dan sembilan howitzer.
Dikutip AFP, Jerman juga menyumbangkan 14 kendaraan lapis baja dan 10.000 ton bahan bakar.
Swedia, Norwegia dan Denmark
Stockholm juga melanggar sikap netralnya selama ini dengan berencana mengirim 5.000 senjata anti-tank ke Ukraina.
Sementara itu, Denmark juga berencana menyumbang 2.700 senjata anti-tank ke Ukraina, begitu pun Norwegia yang akan mengirimkan helm, pelindung tubuh, hingga 2.000 senjata anti-tank M72.
Finlandia
Finlandia yang selama ini juga kerap tak ikut campur konflik antarnegara telah mengambil keputusan “bersejarah” untuk memasok senjata ke Ukraina.
Finlandia akan mengirim 1.500 peluncur roket, 2.500 senapan serbu, 150.000 butir amunisi, dan 70.000 porsi ransum lapangan.
Prancis
Prancis telah mengirimkan senjata antipesawat dan digital, serta bahan bakar bagi Ukraina.
Inggris
London mengatakan akan “memberikan dukungan keamanan lebih lanjut ke Ukraina”, tanpa merinci apa yang mungkin terjadi.
Belgium
Belgia mengatakan akan memasok Ukraina dengan 2.000 lebih senapan otomatis dan 200 senjata anti-tank, serta 3.800 ton bahan bakar.
Belanda
Kementerian pertahanan Belanda mengatakan akan mengirim “200 rudal Stinger sesegera mungkin” serta senapan sniper dan helm pelindung bagj Ukraina.
Republik Ceko
Praha mengirim 4.000 mortir dan gudang senjata, 30.000 pistol, 7.000 senapan serbu, 3.000 senapan mesin hingga satu juta peluru bagi Ukraina.







