KONDISI Cuaca di Kalimantan Selatan Hari Ini, BMKG: Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Ada di 29 Wilayah

KALIMANTANLIVE.COM – Cuaca di Kalimantan Selatan (Kalsel) hari ini Selasa (1/3/2022) berpotensi terjadi hujan yang disertai kilat atau petir dan angin kencang.

Dalam rilisnya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menulis “waspada potensi hujan disertai kilat / petir dan angin kencang berdurasi singkat pada siang /sore hari di Kab. Tanah Bumbu dan Kotabaru; serta pada malam hari di Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kab. Banjar, Barito Kuala, Tanah Laut, Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Utara dan wilayah sekitarnya”.

Untuk lebih lengkapnya kondisi cuaca tiap daerah di Kalsel Klik LINK INI

# Baca Juga :Cuaca Ekstrem di 29 Wilayah Hari Ini, BMKG: DKI Jakarta dan Kalsel Berpotensi Hujan, Angin dan Petir

# Baca Juga :KONDISI Cuaca 33 Kota di Indonesia Hari Ini Jumat 25 Februari 2022, BMKG: Banjarmasin, Yogyakarta dan Jakarta Cerah

# Baca Juga :BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Kamis 24 Februari 2022: Kalsel dan 30 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat & Petir

# Baca Juga :Kalsel Berpotensi Diterpa Hujan Lebat dan Angin Kencang, BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Indonesia

Selain itu BMKG juga telah merilis peringatan dini cuaca ekstrem di seluruh Indonesia.

Simak peringatan dini BMKG terkait cuaca ekstrem hari ini, Selasa (1/3/2022).

Diperkirakan, sejumlah wilayah akan diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga disertai angin kencang dan kilat/petir.

Sesuai informasi pada laman web.meteo.bmkg.go.id, Deputi Bidang Meteorologi, Senin (28/2/2022), menyampaikan adanya Ex-Siklon Tropis ANIKA terpantau di daratan Kimberly, Australia Utara yang bergerak ke arah barat daya dengan tekanan 995 mb dan kecepatan angin maksimum 35 knot, diprakirakan intensitas Ex-Siklon Tropis ANIKA akan menguat kembali seiring pergerakannya ke arah barat daya menuju Samudra Hindia utara Australia Barat.

Sistem ini menginduksi peningkatan kecepatan angin (low level jet) hingga lebih dari 25 knot yang memanjang dari Laut Sawu hingga Australia Barat bagian utara.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang di sekitar wilayah siklon tropis dan di sepanjang low level jet tersebut.

Sirkulasi Siklonik terpantau di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah, dan di sekitar Maluku Utara yang membentuk daerah pertemuan/perlambatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Samudra Hindia selatan Jawa Barat-Jawa Tengah, dan dari perairan utara Halmahera hingga Sulawesi Utara.