BLITAR, KALIMANTANLIVE.COM – Diduga akibat ketiduran di atas rel, seorang pemuda berinisial AS (22), warga Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Jawa Timur tewas terlindas kereta api, Senin (28/2/2022) pagi.
Dugaan awal AS sengaja menabrakkan diri karena lokasi kejadian hanya beberapa puluh meter dari rumah AS.
Namun, Kepala Desa Siraman Budi Nurochman mengatakan peristiwa tragis itu terjadi lantaran AS mabuk berat dan tertidur di atas rel kereta api.
# Baca Juga :Aktris Tangmo Nida Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Chao Phraya, Ibu & Penggemarnya Merasa Hal Misterius
# Baca Juga :BREAKING NEWS Rusia Invasi Ukraina: 137 Orang Tewas, 316 Luka & Laki-laki Usia 18-60 Dilarang Tinggalkan Negara
# Baca Juga :Korban Tewas Sudah 150 Orang, Badai di Petropolis Brazil Akibatkan Banjir dan Longsor
# Baca Juga :FAKTA Pengusaha Tewas Dibunuh Sopirnya, Pelaku Marah Sering Dipaksa Berhubungan Badan Sesama Jenis
“Informasi yang kami dengar dari lingkungan sekitar kejadian bukan bunuh diri, tapi karena anak itu (AS) minum-minuman keras bersama teman-temannya sebelumnya,” ujar Budi saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin.
“Dan mungkin minum-minumannya sampai dini hari dan di sekitar rel, kemudian tidur begitu saja di atas rel,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Kesamben AKP Eko Soedjoko mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB ketika Kereta Api Brawijaya dari arah Blitar melaju ke arah Malang.
“Keterangan dari masinis kereta, klakson panjang sudah dibunyikan tapi korban tidak bangun juga. Masinis juga sudah melakukan pengereman namun jarak kereta dengan korban terlalu pendek,” ujar Eko saat dikonfirmasi.







