KALIMANTANLIVE.COM – Sistem operasi Blackberry yang telah dinyatakan mati juga menjalar ke ponsel Blackberry 5G.
Hal itu karena perusahaan OnwardMobility yang pengembangan ponsel BlackBerry 5G tidak dilanjutkan proyek ini karena lisensinya telah dicabut.
“Kami mengumumkan bahwa OnwardMobility akan dimatikan, dan kami tidak akan lagi melanjutkan pengembangan smartphone ultra-aman dengan keyboard fisik,” kata OnwardMobility.
Sebelumnya, OnwardMobility membeli lisensi Blackberry untuk pengembangan ponsel Blackberry 5G.
# Baca Juga :Hentikan Sistem Operasi, BlackBerry Dikabarkan Akan Rilis Ponsel 5G
# Baca Juga :Dikalahkan Android dan iOS, Begini Nasib BlackBerry Tahun ini
# Baca Juga :Pernah Populer Sebelum Tergeser oleh Android dan iPhone, Begini Perkembangan BlackBerry Sekarang
# Baca Juga :Internet 5G di Indonesia Kecepatannya Masih 4G, Cakupan Juga Terbatas, Ini Kata Pengamat Teknologi
Pengembangan diumumkan pada 2020 oleh perusahaan yang berbasis di Texas ini.
Perangkat 5G tersebut dikabarkan menggunakan desain mirip Blackberry Priv 2015, memiliki keyboard fisik yang dapat dibuka dengan layar geser.
Perusahaan awalnya merencanakan ponsel ini dirilis pada 2021, namun tidak ada gelagat akan meluncurkan produk hingga pergantian tahun.
Kemudian meski rilisnya disebut meleset, OnwardMobility sempat memberi kabar pada awal tahun ini proyeknya belum mati.
Pihaknya mengaku tengah menghadapi beberapa isu sehingga tak bisa merilis ponsel baru pada 2021, namun kini perusahaan yang berupaya membangkitkan merek ikonik itu menyatakan bahwa proyek Blackberry 5G benar-benar mati.







