Rudal Rusia Hantam Kharkiv, Ukraina Klaim 5.710 Tentara Putin Tewas

Rusia bersedia mengakhiri invasi jika Ukraina bersikap netral, menghapus pengaruh Nazi dan fasisme, dan mengakui Crimea sebagai bagian dari Negeri Beruang Merah.

Ukraina mengklaim sebanyak 5.710 tentara Rusia tewas dalam pertempuran kedua negara ini per Selasa (1/3). Jumlah ini terhitung sejak hari pertama Moskow melancarkan invasi.

BACA JUGA:
Mantan Miss Ukraina Anastasiia Lenna Ikut Angkat Senjata Melawan Invasi Rusia di Kiev

“Total perkiraan kerugian musuh (Rusia) dari 24 Februari hingga 1 Maret pukul 06.00: tentara 5.710 personel,” demikian dikutip situs resmi Kementerian Pertahanan Ukraina, yang merujuk ke informasi pasukan Ukraina, Army Inform Ukraina, Selasa (1/3/2022).

Selain itu, mereka juga membeberkan kerugian alat utama sistem pertahanan (Alutsista) yang dialami Rusia selama serangan berlangsung.

Alutsista itu di antaranya,sebanyak 29 unit pesawat Rusia hancur dan rusak, 29 helikopter, 198 tank, 77 sistem artileri, 7 sarana pertahanan udara, 44 sistem peluncur roket multiple (MLRS), 60 tangki bahan bakar, 2 kapal, 305 peralatan otomotif dan 3 operasional dan taktis UAV.

CNNIndonesia.com sejauh ini belum mendapat informasi dari media independen soal klaim pemerintah Ukraina itu.

Pertempuran di Ukraina masih terus terjadi hingga hari ini. Pasukan Rusia tak henti menggempur sejumlah kota di negara Eks Uni Soviet itu. Namun perlawanan sengit terus dilakukan pasukan Ukraina. Warga juga turut angkat senjata melawan musuh.

Sumber : CNNindonesia.com
Editor : Elpian