UEFA Resmi Usir Spartak Moscow dari Liga Europa, Dampak Invasi Rusia ke Ukraina

KALIMANTANLIVE.COM – Invasi Rusia ke Ukraina berdampak kemana-mana, terkini UEFA selaku induk sepak bola Eropa resmi mengeluarkan Spartak Moscow dari Liga Europa.

Seperti diketahui, Spartak Moscow merupakan satu-satunya klub Rusia yang tersisa di kompetisi Eropa, sejatinya punya jadwal bertanding pada babak 16 besar Liga Europa.

Mereka melaju ke 16 besar setelah merajai Grup C.

Berdasarkan hasil undian 16 besar Liga Europa, Spartak Moscow dijadwalkan melawan RB Leipzig.

# Baca Juga :HASIL Napoli Vs Barcelona Liga Europa 2021-2022: Libas Partenopei 4-2, Blaugrana ke 16 Besar Liga Europa

# Baca Juga :HASIL Play-Off Liga Europa 2021-2022: Barcelona Vs Napoli Imbang, Borussia Dortmund Ditekuk Rangers

# Baca Juga :HASIL FC Porto Vs Lazio Liga Europa 2021-2022, Brace Toni Martinez Antar Dragoes Comeback 2-1

# Baca Juga :HASIL Dortmund Vs Rangers Liga Europa 2021-2022 – Die Borussen Takluk 2 – 4 Gara-gara Haaland Cedera

Nasib Spartak Moscow di turnamen itu kemudian menjadi tanda tanya menyusul operasi militer yang dilakukan Rusia ke Ukraina sejak Kamis (24/2/2022).

Dilansir dari Sky Sports, beredar kabar UEFA berencana untuk mengeluarkan Spartak Moscow dari kompetisi Liga Europa.

“Kami terus berkomunikasi dengan asosiasi dan memiliki keyakinan penuh pada UEFA serta keputusan mereka. Kami menganggap pertandingan akan dibatalkan,” kata CEO RB Leipzig, Oliver Mintzlaff.

Langkah tersebut dirasa perlu dilakukan UEFA, sebab semakin banyak asosiasi sepak bola di Eropa yang memutuskan tidak akan bertanding melawan Rusia.

Pada akhirnya, UEFA benar-benar “menendang” Spartak Moscow dari ajang antarklub Eropa. Hal tersebut diketahui melalui pernyataan resmi UEFA pada Selasa (1/3/2022) dini hari WIB.

“FIFA dan UEFA hari ini memutuskan bersama bahwa semua tim Rusia, baik itu tim nasional atau klub, akan dilarang berpartisipasi di kompetisi FIFA dan UEFA sampai pemberitahuan lebih lanjut,” demikian bunyi pernyataan resmi dari UEFA.

Pada saat yang bersamaan, UEFA juga resmi memutus kerja sama dengan perusahaan energi Rusia, Gazprom, yang merupakan sponsor mereka.