Ditugaskan Membunuh Presiden Ukraina, Pasukan Elite Chechnya Dilumpuhkan, Putin Kirim Lagi Pembunuh Bayaran

KALIMANTANLIVE.COM – Dikirim untuk misi membunuh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, dua regu pasukan elite Chechnya dikabarkan telah dilumpuhkan.

Menurut Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina Oleksiy Danilov, sebagaimana dilansir New York Post, Selasa (1/3/2022), dilumpuhkannya pasukan elite Chechnya tersebut berkat bocoran informasi intelijen dari pasukan keamanan Rusia yang bersimpati kepada Ukraina.

# Baca Juga :Facebook dan Instagraam Hapus Unggahan dari Akun Media Rusia

# Baca Juga :Invasi Rusia ke Ukraina: Amerika Sebut Hari ke-6 Pasukan Putin Kehabisan Bahan Bakar dan Makanan, Lalu Jumlah Korban?

# Baca Juga :Rudal Rusia Hantam Kharkiv, Ukraina Klaim 5.710 Tentara Putin Tewas

# Baca Juga :Video CCTV Detik-detik Halaman Freedom Square di Kharkiv Ukraina Meledak Dihantam Rudal Rusia

Mengatakan kepada saluran televisi Ukraina, Danilov berujar bahwa sejumlah sumber dari Federal Security Service (FSB) Rusia memberi tahu Kiev mengenai informasi intelijen yang dibutuhkan untuk melacak anggota regu elite Chechnya.

“Mereka dibagi menjadi dua kelompok, kami melacak mereka. Satu kelompok ditangani di dekat Hostomel (barat laut Kiev), yang lain ada di depan mata kami,” kata Danilov, Selasa.

“Kami tidak akan menyerahkan presiden kami, negara kami. Ini tanah kami, pergilah,” tambah Danilov.

Menurut intelijen AS, Rusia melancarkan invasi ke Ukraina pada 24 Februari dengan tujuan untuk menggulingkan Pemerintah Ukraina yang pro-Barat lalu memasang rezim yang bersahabat dengan Moskwa.

Kendati demikian, tidak jelas berapa banyak pasukan dari regu elite Chechnya yang terbunuh atau ditangkap oleh pasukan Ukraina.

Sebelumnya, Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov telah mengonfirmasi kehadiran pasukannya di Ukraina.