8 Negara yang Senang Rusia Invasi Ukraina, dari Myanmar hingga China, Iran Sebut NATO Sebagai Provokator

KALIMANTANLIVE.COM – Invasi Rusia ke Ukraina memasuki hari kedelapan, sudah tak terhitung jumlah korban dan kerusakan akibat perang tersebut.

Akiabt kondisi itu, tak sedikit negara-negara yang mengecam aksi Presiden Vladimir Putin yang menginvasi Ukraina.

Kendati begitu, ada sejumlah negara yang terang-terangan membela aksi Rusia. Mereka bahkan mendukung langkah yang diambil Putin.

# Baca Juga :BEGINI Dahsyatnya Kekuatan Rudal Nuklir Minuteman III AS yang Bikin Rusia Siaga

# Baca Juga :HASIL Drawing dan Jadwal German Open 2022, Indonesia Tanpa Marcus/Kevin & Ahsan/Hendra, Rusia Dilarang!

# Baca Juga :TERUNGKAP, Ini Sanksi Ekonomi Terberat yang Dihadapi Rusia karena Invasi Ukraina, Apa Itu SWIFT?

# Baca Juga :Gara-gara Invasi Ukraina, Rusia Mendapat Sanksi Ekonomi dari Sejumlah Negara, Ini Daftarnya

Sedikitnya lima negara mengaku mendukung langkah Presiden Rusia Vladimir Putin menginvasi Ukraina. Mereka tak lain adalah para sekutu Moskow.

Di sisi lain, masih ada sejumlah negara yang belum atau menolak mengecam aksi Putin menginvasi Ukraina.

Berikut daftar negara yang senang Rusia menginvasi Ukraina:

1. Belarus

Belarus merupakan sekutu Rusia dalam invasi ke Ukraina. Bahkan, mereka menggelar latihan perang bersama Rusia dan memberi jalan militer Rusia ke Ukraina.

Putin dikabarkan sempat berkomunikasi dengan Presiden Belarus, Alexander Lukashenko sebelum melancarkan invasi ke Ukraina. Putin juga disebut memberi informasi terkait situasi yang terjadi di perbatasan Ukraina dan Rusia.

Rusia dan Belarus bahkan sudah menggelar latihan militer sejak jauh-jauh hari invasi ke Ukraina. NATO melaporkan bahwa Rusia menempatkan hingga 30 ribu tentara di Belarus.

2. Venezuela

Negara yang juga terang-terangan membela Rusia yakni Venezuela. Sehari sebelum Rusia menginvasi Ukraina, Presiden Venezuela, Nicolas Maduro secara terang-terangan menyatakan keberpihakannya kepada Putin.

Menurut Maduro, Rusia merupakan negara yang harus dihormati. Dengan keberpihakan Maduro, ketegangan Rusia-Ukraina dan NATO semakin terasa di kawasan Eropa.

Keberpihakan Maduro ditegaskan dengan menolak semua rencana pengepunan Rusia secara militer. Hubungan antara Venezuela dan Rusia memang telah terjalin erat dengan kerja sama militer kedua negara.