Buah Asli Kalsel yang Mulai Langka Muncul di Pasar Keramat Barabai

BARABAI, kalimantanlive.com – Buah rambai, termasuk buah asli hutan Kalsel yang kini sudah mulai langka dan semakin sulit dicari.

Buah ini mungkin sudah asing bagi generasi muda sekarang.

Sebab, buah berbentuk bulat mirip langsat ini sangat jarang dijual pedagang buah di pasar-pasar.

Namun belum lama ini, seorang pedagang buah yang menggelar lapaknya di Pasar Keramat Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah menjual buah yang mulai langka tersebut.

BACA JUGA: Diduga Korban Kecelakaan, Warga Desa Tatakan Tapin Temukan Mayat Tanpa Identitas

Meski rasanya tak semanis langsat, namun harga per kilogramnya tergolong mahal, yaitu Rp 15 ribu.

“Soalnya jarang ada buah ini dan sudah langka. Saya membelinya di wilayah Pegunungan di Hantakan,” ungkap pedagang buah di Pasar Keramat Barabai, Udin.

Diakui daging buahnya yang berwarna putih bening dan berair tak semanis langsat.

“Rasanya asam manis, membuatnya terasa lebih segar. Bijinya gepang lengket di buah. Saat memakannya, bijinya boleh ditela, bisa juga dibuang,” ungkap Udin.

BACA JUGA: Diduga Korban Kecelakaan, Warga Desa Tatakan Tapin Temukan Mayat Tanpa Identitas

Menurutnya, biasanya buah rambai muncul antara Januari sampai Maret.

Dikutip dari Kaltim.litbang.pertanian,go.id, buah rambai mengandung antibakteri.

Kandungan di buah tersebut meliputi air, protein, sakarosa, serat, vitamin dan mineral argon yang diketahui mengandung sejumlah senyawa metabolit sekunder. Seperti saponin, flavonoid.

Editor: M Khaitami
Sumber: banjarmasinpost.co.id