Kunker ke Bank Kalsel Pelaihari, Komisi II Berharap Penyertaan Modal Pemkab Tanahlaut Bisa Rp 150 Miliar

Menanggapi hal tersebut, Kepala Cabang Bank Kalsel Pelaihari, Muhammad Hanafiah, mengatakan bahwa kredit menurun per Januari 2022 juga merupakan imbas dari pandemi Covid-19.

Dia menambahkan bahwa modal kerja masih kecil, yakni 14,01%, investasi 1,73 %, sedangkan konsumtif besar, yakni 84,26 %.

Imam Suprastowo juga mengatakan bahwa para petani juga bisa mendapat porsi pada KUR.

BACA JUGA:
UPZ Bank Kalsel Kolaborasi LAZ Sahabat Yatim Bagikan Paket Makanan Tambahan di Batola

Dia berharap Bank Kalsel mengoptimalkan peminjaman bagi petani agar dapat mengembangkan usaha.

Anggota Komisi II DPRD Kalsel M Yani Helmi saat berdialog dengan jajaran Bank Kalsel Cabang Pelahari, Rabu (2/3/2022). (Humas DPRD Kalsel).

“Untuk (petani) sawit, pada saat mau kredit ada STD-B (Surat Tanda Daftar Budidaya) tidak? Itu bisa diseleksi asal bibitnya, bisa bekerjasama dengan Dinas Perkebunan,” katanya.(*)

Kalimantanlive.com/eep
Editor : Elpian