KALIMANTANLIVE.COM – Bagaimana tidak syok, seorang suami mendadak menemukan istrinya tanpa busana dan tubuh dimutilasi.
W, Seorang suami asal Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, menemukan jasad istrinya K yang tewas mengenaskan dengan tubuh dimutilasi, Rabu (2/3/2022).
Penemuan jenazah korban berawal pada Rabu, pukul 07.00 WIB, saat K dan suaminya, W, pergi ke sawah yang berbeda dengan jarak sekitar 2 km.
# Baca Juga :Rudal Rusia Hantam Kharkiv, Ukraina Klaim 5.710 Tentara Putin Tewas
# Baca Juga :Aktris Tangmo Nida Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Chao Phraya, Ibu & Penggemarnya Merasa Hal Misterius
# Baca Juga :BREAKING NEWS Rusia Invasi Ukraina: 137 Orang Tewas, 316 Luka & Laki-laki Usia 18-60 Dilarang Tinggalkan Negara
# Baca Juga :Korban Tewas Sudah 150 Orang, Badai di Petropolis Brazil Akibatkan Banjir dan Longsor
Adapun W pergi ke sawah untuk menyemprot padi, sedangkan K mencabut rumput.
Selesai bekerja, W pulang ke rumah pada pukul 12.00 WIB. Namun, W mendapati sang istri tidak ada di rumah.
Dia lalu menunggu hingga pukul 14.00 WIB, tapi K tak kunjung pulang.
Merasa khawatir, W kembali ke sawah untuk mencari K .
“Akhirnya saya menyusul ke sawah dan menemukan istri sudah dalam kondisi mengenaskan. Tubuh tergeletak tidak bernyawa, pakaian sudah terlepas semua. Saya syok dan langsung meminta tolong,” ungkap W di kediamannya, Kamis (3/3/2022).
W mengatakan, kondisi di sekitar sawah tempat mayat sang istri ditemukan sangat sepi dan tidak ada siapa-siapa.
W juga mengaku bahwa sang istri tidak pernah bercerita sedang memiliki masalah dengan seseorang ataupun masalah lainnya.
Saat berangkat ke sawah, korban dalam kondisi sehat dan normal.
“Saya dan istri biasanya berangkat ke sawah bersama, tapi terkadang juga sendiri-sendiri. Ya, saya pikir karena sudah biasa, jadi tidak ada firasat atau pikiran kejadian seperti ini,” kata W.
Saat melihat kondisi istrinya yang sudah tak bernyawa, W lalu meminta bantuan warga.
Warga kemudian menghubungi pihak kepolisian hingga jenazah korban langsung dibawa ke RSUD dr Soeselo Slawi untuk diotopsi.









