JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Saat kisruh minyak goreng terjadi di Tanah Air, PT Jhonlin Group melalui unit usaha PT Jhonlin Agro Raya (JAR) membangun pabrik minyak goreng berkapasitas 160 ton per hari di Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan.
Diungkapkan Direktur PT JAR Zafrinal, pabrik minyak goreng milik anak perusahaan Jhonlin Group tersebut bakal memproduksi minyak goreng premium kemasan 1 liter dan 2 liter dengan harga terjangkau masyarakat luas.
# Baca Juga :PAGI Ini Presiden Jokowi Resmikan Pabrik Biodiesel Jhonlin di Tanbu, Undangan Harus Negatif PCR
# Baca Juga :Presiden Jokowi Resmikan Pabrik Biodiesel di Tanbu, Andi Amran: Total Investasi Capai Rp 11 Triliun
# Baca Juga :PROFIL Haji Isam, Berawal dari Tukang Ojek Paling Kaya di Kalimantan dan Kontroversinya Soal Pajak
# Baca Juga :Saat Emak-emak Resah, Produsen Ini Timbun 1,1 Juta Kg Minyak Goreng di Gudang, Gubernur Edy Marah
Zafrinal menuturkan, saat ini proyek pembangunan tersebut, menyedot tenaga kerja hingga 250 orang warga sekitar, serta nantinya saat beroperasi, pabrik yang bersistem operasi digital itu bakal menyerap 60 tenaga operasional.
Selain menciptakan lapangan kerja baru, Zafrinal mengatakan pembangunan pabrik minyak goreng ini juga menjadi salah satu wujud kepedulian perusahaan terhadap kelangkaan minyak goreng yang terjadi saat ini.
“Pabrik minyak goreng ini merupakan fraksinasi dari pabrik refinery yang nantinya bakal mengolah 250 ton bahan baku per hari dan mampu menghasilkan 160 ton minyak goreng per hari,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Sabtu, (5/3/2022).
Keberadaan pabrik minyak goreng di Kalsel, diharapkan bakal membantu meningkatkan perekonomian dari hulu sampai hilir dalam agro industri sawit, mengingat pasar minyak goreng sangat potensial di mana kebutuhan setiap tahun terus meningkat.
Selain itu, kata dia, masyarakat juga memerlukan minyak goreng bermutu dengan harga kompetitif.
“Target jangka panjang JAR adalah pemenuhan kapasitas dan ekspansi kapasitas produksi, serta hilirisasi produk CPO dengan produk berkualitas. Harapannya bisa menghasilkan produk minyak goreng berkualitas yang terjangkau masyarakat,” ujarnya.







