Residivis di Banjarbaru Sayat Tangan Kiri Temannya dengan Parang, Gara-gara Salah Ngomong

BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Tak bekanan dengan omongan SN (37), seorang pria berinisial AA (30) tega sayat tangan kiri temannya itu.

Kapolres Banjarbaru, AKBP Nur Khamid melalui Kasi Humas Polres Banjarbaru, AKP Tajudin Noor mengatakan, kejadian tersebut bermula ketika pelaku dan korban bertemu di SPBU, Jalan Impres, Desa Aluh Aluh Besar, Aluh Aluh, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.

Kemudian keduanya mengobrol, saat itulah keluar kata-kata yang ternyata membuat AA tersinggung.

# Baca Juga :Bocah SD Ditemukan Tewas Tanpa Kepala, Polisi Amankan Seorang Anak yang Baru Tamat SMP

# Baca Juga :8 Pekerja Telekomunikasi Tewas Ditembaki KKB, Pria Selamat dan Beri Kode Bahaya Lewat CCTV di Tower

# Baca Juga :Suami Syok saat Temukan Istrinya Tewas Tanpa Busana dan Dimutilasi di Sawah yang Sepi di Tegal

# Baca Juga :Rudal Rusia Hantam Kharkiv, Ukraina Klaim 5.710 Tentara Putin Tewas

“Korban saat itu berucap, Kamu di dalam penjara katanya ada menciptakan lagu, AA? (tanya korban dalam bahasa Banjar),” ujar dia menceritakan, Sabtu (5/03/2022).

Kemudian dijawablah oleh pelaku ” Tidak ada,” katanya menyampaikan jawaban pelaku.

Lantas, AA juga mengutarakan dirinya di sana baik- baik saja semua dianggap keluarga.

Lalu terucap dari mulut korban, SN bahwa di Indonesia Polisinya aman-aman saja apabila kita baik beda dengan di Luar Negeri.

Saat itulah, lanjut Tajudin, pelaku AA yang merupakan warga Aluhaluh merasa tersinggung dan sakit hati dengan ucapan korban.

“Akhirnya AA bilang ke SN dengan kata-kata Wah, omongan kamu tinggi sembari menyulutkan rokoknya ke tangan kiri korban,” sambungnya.

Tidak sampai di situ, pelaku AA yang sempat pulang kembali lagi menemui korban SN yang tengah bermain handphone, dengan membawa senjata tajam jenis parang yang panjangnya sekitar 50 cm.