JAKARTA, Kalimantanlive.com – Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa setiap negara yang berusaha untuk memberlakukan zona larangan terbang di atas Ukraina akan dianggap oleh Moskow telah memasuki konflik.
“Setiap gerakan ke arah ini akan kami anggap sebagai partisipasi dalam konflik bersenjata oleh negara itu,” kata Putin dalam pertemuan dengan karyawan Aeroflot, dikutip dari AFP, Sabtu (5/3/2022).
Putin menambahkan bahwa memberlakukan zona larangan terbang akan memiliki “konsekuensi kolosal dan bencana tidak hanya untuk Eropa tetapi juga seluruh dunia”.
BACA JUGA:
Pengusaha Rusia Ini Tawarkan Rp14,4 M kepada Perwira Militer untuk Bawa Kepala Vladimir Putin
BACA JUGA:
MUNGKINKAH Perang Rusia vs Ukraina Menyebabkan Terjadinya Kiamat Nuklir, Ini Fakta-faktanya
Putin juga menepis rumor bahwa Rusia berencana mengumumkan darurat militer dengan serangan militer di Ukraina yang telah memasuki minggu kedua.
“Hukum militer seharusnya hanya diperkenalkan dalam kasus-kasus di mana ada agresi eksternal … kami tidak mengalaminya saat ini dan saya harap kami tidak akan mengalaminya,” kata Putin.

Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengkritik Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang tidak menerapkan zona larangan terbang di langit negaranya.







