KALIMANTANLIVE.COM – Mayat Rizna Apriliandhiny alias Nanay Berlyn ditemukan di semak-semak Jalan Cisaranten Kulon III, Kelurahan Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, pada Kamis (3/3/2022).
Kapolrestabes Bandung Kombes Aswin Sipayung mengatakan pembunuh Nanay berjumlah dua orang, dan telah ditangkap.
Pelaku berinisial D dan G, kata Aswin, juga sempat membawa mayat Nanay berkeliling Bandung menggunakan sepeda motor.
# Baca Juga :HASIL Fiorentina Vs Juventus Coppa Italia: Kemenangan Bianconeri Gara-gara Gol Bunuh Diri di Injury Time
# Baca Juga :Ditugaskan Membunuh Presiden Ukraina, Pasukan Elite Chechnya Dilumpuhkan, Putin Kirim Lagi Pembunuh Bayaran
# Baca Juga :KISAH Perawat Angel of Death, Jane Toppan Bunuh 31 Orang, Memeluk Pasiennya Saat Sekarat
# Baca Juga :Ayu Aulia Nekat Mau Bunuh Diri, Polisi Beberkan Detik-detik Kejadian Model Cantik Ini Sekarat
Kata Aswin, kedua pelaku ditangkap polisi dua hari sejak jasad Nanay pertama kali ditemukan.
Kedua pelaku ditangkap polisi pada Sabtu (5/3/2022).
“Sudah ditangkap,” ucap Aswin kepada wartawan, Minggu (6/3/2022).
Sebelum ditemukan tewas, Nanay bertemu dengan pelaku D. Keduanya kemudian mampir ke salah satu hotel melati di kawasan Kosambi, Kota Bandung.
Menurut keterangan polisi, di hotel melati itu keduanya kemudian terlibat cekcok.
Bahkan, Nanay sempat menampar D. Entah apa pemicu keributan tersebut. Polisi masih mendalami keterangan D.
“Begitu ditempeleng, laki-laki atas nama D tersinggung kan, langsung dia melakukan (eksekusi),” ucap Aswin.
Pelaku D membunuh Nanay Berlyn dengan cara dicekik. Pengakuan D kepada polisi ini, juga sama dengan hasil pemeriksaan autopsi jasad Nana.
“Sesuai hasil autopsi enggak ada benda baik tajam maupun yang kena di badan korban. Hasil autopsi dan pengakuan (pelaku) korban itu dicekik,” tuturnya.
Usai dicekik mati oleh D yang juga disaksikan oleh G, keduanya panik. Jasad korban kemudian dibawa keluar hotel melati tersebut.
Pelaku, menurut Aswin, membawa jasad korban menggunakan sepeda motor keliling Bandung. Hal ini dilakukan untuk mencari lokasi yang tepat membuang jenazah Nanay Berlyn.
“Setelah bertengkar, dia eksekusi jam satu malam di penginapan melati. Dicekik sama temannya berdua atas nama G itu, dia panik mau nyimpan di mana korbannya sudah mati. Akhirnya, dia dengan hebatnya, korban dibawa naik motor bertiga. Dia memutar Kota Bandung,” ujar dia.
“Dia muter-muter Kota Bandung mencari lokasi pembuangan yang aman biar tidak terdeteksi,” imbuh Aswin.
Setelah agak lama berkeliling Bandung dengan membawa jenazah perempuan tersebut, pelaku akhirnya tiba di kawasan Arcamanik. Merasa aman, pelaku kemudian membuang Nanay Berlyn di semak-semak.
“Dia muter-muter sampai lah ke Arcamanik. Dia juga enggak tahu bisa sampai di situ,” ujar Rudi.
editor : NMD
sumber : CNN Indonesia







