Seusai meraih podium ketiga, Veda Ega mengaku sangat senang karena berhasil memperbaiki penampilannya setelah race pertama.
Pebalap binaan Astra Honda Motor (AHM) itu berharap bisa terus menunjukkan penampilan terbaiknya pada balapan-balapa selanjutnya.
“Sungguh balapan yang luar biasa. Belajar dari balapan pertama, saya berusaha tenang agar tetap berada di barisan terdepan,” kata Veda Ega.
“Saya sangat senang berhasil merah podium di balapan kedua ini,” ujar Veda.
“Semoga modal podium ini menjadi awal yang baik dan semakin memotivasi saya untuk tampil lebih baik lagi di putaran berikutnya,” tutur Veda Ega menambahkan.
Pada balapan pertama, dua pebalap Indonesia, yakni Rekyat Yusuf Fadilah dan Muhammad Diandra Trihardika berhasil meraih poin setelah menyelesaikan balapan 14 lap.
Rekyat finis diurutan ke-8 sementara Diandra Trihardika menyeleasikan balapan di peringkat ke-10.
Adapun Andy Wijaya selaku General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM langsung memuji dan mengapresiasi keberhasilan Vega Eda.
Andy Wijaya sangat berharap pebalap Indonesia lainnya khususnya yang berkompetisi di IATC 2022 mampu mengikuti jejak Vega Eda meraih podium.
“Raihan positif pada seri perdana ajang balap IATC ini merupakan awal yang baik,” ujar Andy Wijaya.
“Kami harap pencapaian ini sekaligus memberikan semangat juang kepada seluruh pebalap muda Indonesia dalam mewujudkan mimpi hingga jenjang balap tertinggi MotoGP,” kata Andy Wijaya.
Terdekat, Vega Eda dan seluruh pebalap lainnya akan terbang ke Indonesia untuk mengikuti seri kedua IATC 2022.
Seri kedua IATC 2022 akan dihelat di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 18-20 Maret mendatang.
IATC merupakan ajang balap motor yang diikuti oleh 20 pebalap muda hasil seleksi ketat dari seluruh negara di Asia.
Lulusan dari IATC akan ditempa ke level balapan yang lebih ketat, salah satunya di Grand Prix Yunior.
editor : NMD
sumber : kompas.com







