KALIMANTANLIVE.COM – Pertama kalinya sejak Negeri Beruang Merah memulai invasi, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dan Menlu Ukraina Dmytro Kuleba, akan bertemu di Turki pada Kamis (10/3/2022).
Menlu Turki, Mevlut Cavusoglu, mengatakan bahwa Lavrov dan Kuleba bakal bertemu di Kota Antalya, menjelang Forum Diplomasi Antalya (ADF).
“Berdasarkan inisiatif Presiden Recep Tayyip Erdogan dan upaya diplomasi intensif kami, Menlu Lavrov dan Dmytro Kuleba memutuskan bertemu dengan partisipasi saya menjelang ADF,” kata Cavusoglu melalui Twitter.
# Baca Juga :Tak Hanya Facebook, Instagram, Kini TikTok Ikut Blokir Unggahan Video di Rusia
# Baca Juga :Presiden Rusia Vladimir Putin Bersedia Setop Invasi ke Ukraina, Tapi Ada Syaratnya
# Baca Juga :DOLLAR AS Menguat ke Level Tertinggi sejak 2020 Dampak dari Invasi Rusia ke Ukraina
# Baca Juga :YNDX, ‘Googlenya’ Ini Rusia Terancam Bangkrut Dampak Kehancuran Pasar Keuangan Negara Putin
Cavusoglu membeberkan, Erdogan menawarkan Turki untuk menjadi tuan rumah pertemuan itu saat berkomunikasi dengan Presiden Vladimir Putin pada Minggu (6/3). Lavrov kemudian menerima tawaran itu.
“Kami berharap pertemuan ini dapat menjadi titik balik dan langkah penting menuju perdamaian dan stabilitas,” ucap Cavusoglu, sebagaimana dilansir Reuters.
Sejak invasi dimulai, Turki memang getol menawarkan diri menjadi mediator. Turki memegang kepentingan karena wilayah negara mereka berbatasan dengan Rusia dan Ukraina, dipisahkan di Laut Hitam.
Selama ini, Turki menjalin relasi baik dengan Rusia dan Ukraina. Mereka menganggap invasi Rusia ke Ukraina tak bisa diterima, tapi menolak penjatuhan sanksi terhadap Negeri Beruang Merah.
Kini, Lavrov dan Kuleba akan bertemu untuk pertama kalinya setelah invasi Rusia. Selama perang ini, delegasi kedua negara sudah tiga kali bertemu, tapi kesepakatan gencatan senjata tak kunjung tercapai.








