PERINGKAT 10 Besar Daerah dengan Kualitas Udara Terburuk Se-Indonesia Hari Ini, 8 Maret 2022, Surabaya Tidak Sehat

KALIMANTANLIVE.COM – Peringkat 10 besar daerah dengan kualitas udara terburuk se Indonesia ini dikeluarkan IQAir.com, Selasa (8/3/2022).

Data yang dikeluarkan IQAir.com ini bersifat real time. Data yang diambil kali ini merupakan data pukul 05.00 WIB.

Di urutan teratas Kota Surabaya, Jawa Tmur dengan dengan Air Quality Index (AQI) saat ini di level 158 (tidak sehat).

# Baca Juga :WASPADA! Ini 27 Daerah yang Berpotensi Diterpa Hujan Lebat, Kilat dan Angin Kencang Selain Kalsel versi BMKG

# Baca Juga :Peringatan Cuaca Ekstrem Rabu 2 Maret 2022, BMKG: Hujan Lebat, Kilat dan Angin Landa Kalsel dan Wilayah Lain di Indonesia

# Baca Juga :KONDISI Cuaca di Kalimantan Selatan Hari Ini, BMKG: Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Ada di 29 Wilayah

# Baca Juga :Cuaca Ekstrem di 29 Wilayah Hari Ini, BMKG: DKI Jakarta dan Kalsel Berpotensi Hujan, Angin dan Petir

Di urutan kedua ada Kota Semarang, Jawa Tengah di level 90 (sedang). Ketiga ada Kota Depok, Jawa Barat di level 72 (sedang).

Berikut data lengkapnya:

Data 10 daerah dengan kualitas udara terburuk se Indonesia, Selasa (8/3/2022). (Potongan layar IQAir.com )

Di tingkat polusi udara yang tinggi, IQAir merekomendasikan dua hal:

  1. Tutup jendela Anda untuk menghindari udara luar yang kotor, dan

  2. Kelompok sensitif sebaiknya mengurangi aktivitas di luar

AQI (Air Quality Index) atau Indeks Kualitas Udara adalah sistem untuk mengukur keparahan tingkat kualitas udara. Indeks berkisar dari 0 sampai 500.

Nilai indeks yang tinggi menunjukkan tingkat polusi undara yang lebih tinggi dan risiko lebih tinggi untuk efek kesehatan yang merugikan warga.

Angka di atas 300 dianggap dalam level bahaya, sedangkan angka 0-50 dianggap aman.

Pengukuran AQI didasarkan pada enam polutan utama yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan tingkat ozon.

Berikut ini deskripsi level masing-masing AQI

0-50 Level Bagus

Kualitas udara memuaskan dan menimbulkan sedikit atau bahkan tak ada risiko kesehatan. Dianjurkan untuk membuka ventilasi udara rumah Anda.

51-100 Level Sedang

Individu yang sensitif harus menghindari aktivitas di luar ruangan karena dapat mengalami gejala pernafasan.

101-150 Level Tidak sehat bagi kelompok sensitif

Masyarakat umum dan individu yang sensitif khususnya, berisiko mengalami iritasi dan masalah pernafasan.