Jadi Kubangan, Jalan Poros Antardesa Sabuhur-Batumulya Tanahlaut Belum Tersentuh Perbaikan

PELAIHARI, kalimantanlive.com – Ruas jalan antardesa di wilayah Batumulya Kecamatan Panyipatan arah ke Desa Sabuhur Kecamatan Jorong rusak parah.

Jalan berlubang dan berlumpur bagaikan kubangan, hingg saat ini belum ada perbaikan.

“Memang rusak banget di beberapa titik, compang-camping, ada yang seperti kolam kecil kalau setelah hujan deras,” sebut Rakhmat, Jumat (11/3/2022).

Kerusakan badan jalan di jalur tersebut cukup parah.

Lubang-lubang menganga menghiasi jalan setempat hingga sebagiannya memunculkan kubangan yang dalam dan lebar.

Warga Pelaihari ini menuturkan pekan lalu dirinya melintasi jalan tersebut dan merasakan ketidaknyamanan saat berkendara lantaran banyaknya lubang.

BACA JUGA: Tak Bisa Melaut karena Cuaca Buruk, Pendapatan Nelayan Tanah Bumbu Berkurang

“Beberapa lubang cukup rawan karena dalam kubangannya,” sebutnya.

Kondisi itu pun ramai diperbincangkan di grup sosial media ternama di Tala, Tanah Laut Dalam Berita, dua hari lalu.

Akun yang mengunggah dua foto kerusakan jalan itu menulis: Tolong…… Kpda siapa kami mengadu. Jalan utama Batu mulya – sabuhur. Kedalaman kurang lebih 1 meter. Sudah sering korban berjatuhan.

Akun lainnya mengomentari: Wkkk parak bnr lwan rumah kuitan ulun , kd sampai 500 meter, ulun bila pulkam menguliling lewat tajau, apalah daya mobil halus dripada teburahai bemper .(diakhiri empat emoji tertawa).

Akun lain juga berkomentar: Smlm bupati ad k sni jua lok yg m uruk batu,,,d sni kh lain…. Dibalas oleh si penggugah: iya banar.

Kepala Desa Batumulya, Masduki, membenarkan kondisi kerusakan badan jalan poros di desanya. Termasuk dua foto yang terunggah di sosial media tersebut.

Dikatakannya, dua foto yang terunggah di sosial media tersebut berada di wilayah RT 1.

“Sekitar satu kilometer badan jalan yang mengalami kerusakan,” sebut Masduki.

Kerusakan fisik serupa tak cuma berada di lingkungan RT 1.

“Tapi juga di RT 3, 4, 13, dan 14,” papar Masduki.

Ia menerangkan ruas jalan tersebut merupakan penghubung beberapa desa yaitu Sabuhur-Batumulya, Sukaramah-Batumulya, Bumiasih-Batumulya dan Panyipatan-Batumulya.

BACA JUGA: Wanita Cantik Tersangka Bandar Arisan Online Bodong di Banjarmasin Lagi Hamil 2 Bulan, Polisi: Hukum Tetap Berjalan 

“Kondisinya ada yang rusak semua, ada yang tambal sulam. Penambalannya dilakukan oleh Dinas PU Tala karena itu jalan kabupaten,” sebut Masduki.

Namun pihaknya dari pemerintah desa juga pernah membantu.

“Pernah juga kami swadaya untuk menimbun jalan tersebut, habis 8 ret material, tapi tidak lama tergerus dan berlubang besar lagi,” tandasnya.

Lubang-lubang menganga yang menyelubungi badan jalan tersebut dinyatakannya cukup menyulitkan warga maupun orang luar yang melintas, kesulitan menapaki jalan itu karena banyaknya lubang.

Tak terkecuali juga merepotkan kalangan pelajar di desanya saat menuju atau sepulang sekolah.
“Jalannya kan itu-itu saja. Jadi ya semua lewat situ, termasuk anak-anak sekolah,” tandasnya.

Warga setempat berharap kerusakan tersebut dapat segera ditangani oleh pemerintah.

Pasalnya merupakan akses utama untuk menuju desa tetangga dan merupakan akses menuju ke ibu kota kabupaten.

Editor: M Khaitami
Sumber: banjarmasinpost.co.id